Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PT PP: Istana Negara di IKN Bisa Digunakan untuk Upacara HUT RI

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 00:02 WIB | Oleh:
PT PP: Istana Negara di IKN Bisa Digunakan untuk Upacara HUT RI Doc: Sekretariat presiden
Ket. Progres pembangunan Istana presiden di IKN Nusantara.

JAKARTA - BUMN konstruksi dan investasi yang menggarap proyek di Nusantara, PT PP (Persero), optimistis pembangunan Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat diselesaikan tepat waktu sehingga bisa digunakan untuk upacara 17 Agustus 2024.

"Tentu kami optimistis Istana nanti bisa digunakan untuk upacara, mengingat saat ini proses penyelesaian proyek terus dikerjakan," kata Sekretaris Perusahaan PT PP (Persero), Joko Raharjo, di Jakarta, Rabu (10/7).

Seperti dikutip dari Antara, Joko mengatakan saat ini progres pembangunan Istana di IKN sudah mencapai 85 persen, sementara Kantor Presiden 90 persen.

Perseroan, kata Joko, berkomitmen untuk terus menyelesaikan sejumlah proyek di IKN yang ditugaskan pemerintah agar dapat selesai sesuai waktu yang ditetapkan.

"Terkait proyek di IKN, perseroan terus meningkatkan komitmen untuk menyelesaikan dan mendukung pembangunan infrastruktur termasuk proyek di Ibu Kota Negara," katanya.

Beberapa proyek di kawasan IKN berhasil diselesaikan dengan baik oleh PT PP dengan progres 100 persen yaitu Proyek Penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP Fase 1, Proyek Penyiapan KIPP Fase 2, Proyek Dermaga Logistik IKN dan Proyek Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat Tahap 1.

Terus Berkomitmen

Joko menegaskan Perseroan terus berkomitmen mendukung pemerintah untuk menyelesaikan sejumlah proyek strategis nasional terutama yang akan segera difungsikan pada tahun ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut pada 10 Agustus 2024 sebagian pekerjaan pembangunan di IKN akan dihentikan sementara untuk pembersihan kawasan guna berlangsungnya upacara HUT Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024.

"Tanggal 10 Agustus semua Paskibraka sudah bergerak ke sana. Makanya tanggal 10 Agustus, saya hentikan semua pekerjaan, yang membutuhkan mobilitas di luarpatching plansegera berhenti, karena saya bersihkan dulu kawasannya," kata Basuki.

Basuki menyampaikan, penghentian sementara ini untuk memastikan kawasan yang digunakan sebagai tempat upacara sudah bersih dari debu dan kotoran. Namun untuk pekerjaan pemasangan interior akan tetap berlanjut.

Basuki mengatakan, Istana Presiden dan kantor-kantor Menteri Perekonomian yang terdiri dari empattowersebagian telah siap. Dari 47 tower untuk tempat tinggal Aparatur Sipil Nasional (ASN), 12tower akan selesaifurnishedsehingga dapat dimanfaatkan oleh peserta upacara.

"Selain itu, 15 Juli ini rencananya air minum sudah bisa masuk ke IKN. Nanti tanggal 19 Juli saya akan cek ke sana," ujar Basuki.

Basuki menegaskan sarana dan prasarana untuk upacara 17 Agustus di IKN berjalan sesuai dengan target yang ditentukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

44 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.