Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perluas Pasar Ekspor, Kemlu Sebut IEBF 2024 Bantu Pelaku Bisnis RI dan Eropa Jajaki Peluang Baru

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perluas Pasar Ekspor, Kemlu Sebut IEBF 2024 Bantu Pelaku Bisnis RI dan Eropa Jajaki Peluang Baru Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Ket. Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Umar Hadi (tengah) dalam konferensi pers terkait pelaksanaan Forum Bisnis Indonesia-Eropa (IEBF) 2024 di Jakarta, Jumat (27/9/2024).

Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan penyelenggaraan Forum Bisnis Indonesia-Eropa (IEBF) 2024di Jakarta pada 7-8 Oktober akan menjadi jembatan untuk membantu perusahaan Indonesia dan Eropa menjajaki peluang bisnis dan kerja sama baru.

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu RI Umar Hadi mengatakan IEBF ke-2 tersebut akan diselenggarakan di hari yang sama dengan pelaksanaan Forum Bisnis Indonesia-Asia Selatan dan Tengah (INASCA).

"Umumnya, diskusi bisnis antara perusahaan luar dengan Indonesia difasilitasi KBRI. Dengan adanya IEDF ini, (semua interaksi tersebut) jadi terkoordinasi (di satu tempat) untuk kawasan Eropa," ucap Umar Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Forum Bisnis tersebutbertajuk"Promoting Indonesia-Europe Business Collaboration Towards a More Sustainable and Equitable Economic Development",katanya.

Terkait dengan nilai transaksi dalam agenda IEBF 2024, UmarHadimengatakan nilainya diharapkan mencapai setidaknya satu miliar dolar AS (Rp16,2 triliun) atau setara dengan nilai transaksi yang diraih dalam Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INALAC) di Peru beberapa waktu yang lalu.

Dia lebih lanjut mengatakan ada lima sektor industri yang akan menjadi fokus dalam agenda forum bisnis tersebut, yakniteknologi dan inovasi, ekonomi hijau dan biru, pariwisata dan industri budaya, industri kreatif, dan industri kesehatan.

Di antara agenda yang akan digelar dalam IEBC 2024 itu adalahbusiness pitchinguntuk saling berbagi gagasan baru dalam bisnis danbusiness matchinguntuk membahas potensi kerja sama antara perusahaan Indonesia dan Eropa.

"Beberapa perusahaan Indonesia yang akan menyampaikan gagasannya (dalam business pitching) adalah Bio Farma serta perwakilan dari KEK (Kawasan Ekonomi Khusus)," tutur Umar saat memastikan kehadiran perusahaan Indonesia dalam agenda itu.

Selain itu, akan digelar pula pameran kecil (mini showcase) di mana produk-produk buatan Indonesia yang dianggap berpotensi untuk masuk ke pasar Eropa akan dipamerkan kepada hadirin, katanya.

Umar memastikan 353 perusahaan Indonesia dan 71 perusahaan dari Eropa berpartisipasi dalam IEBF. Ia pun menyoroti perwakilan dari Polandia, Turki, Hungaria, dan Bulgariasangat antusias untuk mengikuti agenda tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.