Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Antisipasi Dampak Negatif Bekerja secara 'Online'

📅 Rabu, 21 Jul 2021, 06:53 WIB | Oleh:
Perlu Antisipasi Dampak Negatif Bekerja secara 'Online' Doc: Istimewa
Ket. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi

JAKARTA - Bekerja secara online menjadi salah satu cara untuk tetap produktif di masa pandemi. Namun, pola kerja baru tersebut juga melahirkan dampak negatif bagi pekerja. Dampak ini harus diantisipasi. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, di Jakarta, Selasa (20/7).

"Efek-efek negatif seperti itu dapat menjadi penyakit akibat kerja, apabila tidak ditanggulangi sejak dini. Dia juga bisa berdampak buruk di kemudian hari," ujarnya.

Anwar menjelaskan, terdapat sejumlah efek negatif untuk kesehatan fisik dari perubahan cara kerja tersebut seperti nyeri karena kelamaan duduk. Juga gangguan penglihatan serta iritasi mata karena durasi menatap laptop atau HP dalam waktu lama.

Adapun dampak negatif dari sisi psikis, seseorang yang mulai mengalami gangguan kesehatan fisik akan cenderung menjadi lebih sensitif, cepat marah, mudah letih dan lesu.

"Hal ini tentunya dapat menghambat aktivitas sehari-hari," jelasnya. Di sisi lain, kata dia, bekerja secara online menimbulkan dampak positif seperti berkumpul bersama dalam satu forum secara real time dan pembahasan yang sama secara virtual.

Berbagai Kesiapan
Lebih jauh, Anwar menekankan, pandemi Covid-19 berakibat pada munculnya perubahan-perubahan serta adaptasi-adaptasi dari kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru. Perubahan juga terjadi pada cara kerja dari konvensional menjadi online.

Dia menambahkan, bekerja secara online merupakan sulit dihindari, sehingga para pekerja perlu beradaptasi dengan kebiasaan baru. Hal ini menuntut kesiapan penggunaan teknologi informasi di tengah perkembangan disrupsi industri atau revolusi industri 4.0.

Menurut Anwar, dalam situasi demikian, tuntutan untuk terus bekerja secara produktif tidak mudah dicapai. Sebab, tidak adanya kesiapan perencanaan kerja, sarana prasarana, atau kesiapan para pelaksana dalam pemanfaatan teknologi informasi

Dalam pandangannya, tidak adanya kesiapan pendukung kelancaran bekerja online merupakan penyebab utama yang dapat menghambat produktivitas kerja. "Oleh karena itu, kita dituntut untuk tidak hanya mampu bekerja secara produktif, tetapi juga inovatif. Hal ini, khususnya dalam rangka melayani fungsi-fungsi ketenagakerjaan kepada masyarakat," tandasnya. ruf/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.