Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Penyakit Musiman

Penderita DBD Dapat Perawatan Gratis

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan semua perawatan demam berdarah dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta digratiskan.

"Semua di RSUD, kita perawatannya gratis untuk kasus demam berdarah dan RSUD kita fasilitasnya bagus," kata Anies di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu.

Anies berpesan agar seluruh warga di wilayah DKI Jakarta ikut mewaspadai dan terlibat aktif dalam mengantisipasi penyakit DBD yang sedang mewabah di Jakarta. Pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya guna mengantisipasi munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di seluruh wilayah Ibu Kota.

Upaya itu meliputi tindakan promotif, preventif, kuratif dan juga rehabilitatif. Dalam kesempatan itu, Anies juga mengimbau kewaspadaan ini menjadi sebuah gerakan bersama, baik warga, pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk mengantisipasi DBD.

"Kita mengetahui demam berdarah sekarang sedang mewabah di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Jakarta. Sampai hari ini jumlahnya 876 kasus, di RSUD Pasar Minggu ini salah satu yang terbanyak, ada 49 pasien sedang dirawat (inap)," kata Anies.

Selain itu, harapnya, warga bersama Pemprov DKI Jakarta dan para pemangku kepentingan ikut berpartisipasi aktif dalam melakukan berbagai kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) agar lingkungan bebas dari jentik nyamuk, salah satunya menguras tampungan air. Dia mengaku telah mendorong para juru pemantau jentik (Jumantik) untuk terus ke lapangan melakukan kegiatan PSN setiap hari Jumat.

Bagi warga yang merasakan gejala DBD, ungkapnya, agar tidak menganggap remeh kondisi kesehatannya. Sebab, Pemprov DKI Jakarta senantiasa cepat dan tanggap memberikan pelayanan maupun perawatan kesehatan gratis dan berkualitas baik kepada warga yang menderita DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan hal senada bahwa Pemprov DKI Jakarta mendorong warga Jakarta untuk bersama memastikan lingkungan di Jakarta bersih dan warga pun harus membuka diri jika ada relawan Jumantik saat melakukan edukasi serta kegiatan PSN.

"Kader itu bekerja atas penugasan, ada SOP dan ada surat tugas, dan ada langkah-langkah yang harus dikerjakan. Tentu kami prihatin sekali. Kami mengimbau masyarakat, ayo kita sama-sama memberantas DBD ini," tandasnya.pin/P-5


Redaktur : M Husen Hamidy
Penulis : Peri Irawan

Komentar

Komentar
()

Top