Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Konflik di Myanmar I Pasukan Junta Cegah Warga Loikaw untuk Mengungsi

Pemberontak Incar Kota Loikaw

Foto : AFP

Menuju Garis Depan l Anggota kelompok pemberontak prodemokrasi dari Loikaw bersiap menuju garis depan untuk menghadapi tentara junta pada 28 November lalu. Pada Minggu (3/12), kelompok pemberontak ini bertekad untuk bisa merebut ibu kota Negara Bagian Kayah ini dari tangan pasukan junta.

A   A   A   Pengaturan Font

Setelah berhasil merebut kota-kota perbatasan di utara, kelompok bersenjata prodemokrasi Myanmar saat ini berupaya untuk merebut Kota Loikaw dari tangan junta

LOIKAW - Kelompok bersenjata prodemokrasi Myanmar saat ini berupaya untuk merebut Kota Loikaw dari tangan junta. Loikaw adalah ibu kota Negara Bagian Kayah dan jika berhasil maka akan jadi ibu kota negara bagian pertama yang berhasil mereka kuasai.

Dengan menumpang truk pickup yang rusak, mereka melewati rumah-rumah yang ditinggalkan dan dibom di Loikaw di bagian timur, dalam perjalanan ke garis depan pertempuran untuk merebut kota itu.

"Tentara kami berasal dari Kota Loikaw dan itulah alasan utama kami termotivasi. Kami semua melakukan yang terbaik dengan harapan bisa kembali ke rumah kami," kata Lin Lin, pemimpin dari kelompok Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF). "Saat ini, tentara junta militer sedang dalam posisi bertahan. Militer telah kehilangan banyak tentara dan mereka lemah saat ini," imbuh Lin Lin.

Saat ini ada lusinan kelompok PDF bermunculan di seluruh Myanmar dan mereka semua menentang kudeta oleh junta militer pada 2021, dan kelompok PDF yang dipimpin oleh Lin Lin kini bertekad untuk merebut Loikaw dan memberikan pukulan kepada junta yang berkuasa negara tersebut.

PDF dan kelompok etnis minoritas sekutunya telah berperang melawan tentara Myanmar selama bebeberapa pekan di dan sekitar Loikaw, sebuah kota yang terletak di perbukitan subur di Negara Bagian Kayah bagian timur dengan populasi sekitar 50.000 orang.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : AFP

Komentar

Komentar
()

Top