Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: Asia Pasifik Alami Kemunduran Capai Target Ketahanan Pangan

📅 Rabu, 25 Jan 2023, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB: Asia Pasifik Alami Kemunduran Capai Target Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/Asri Mayang Sari
Ket. Tangkapan layar webinar peluncuran laporan "Asia-Pacific Overview of Food Security and Nutrition 2022" oleh FAO, UNICEF, WFP dan WHO secara daring di Bangkok, Selasa (24/1/2023).

Jakarta - Kawasan Asia-Pasifik mengalami kemunduran dalam mencapai target ketahanan pangan, kata Asisten Direktur Jenderal dan Perwakilan Regional Organisasi Pangan Dunia (FAO) untuk Asia dan Pasifik Jong-Jin Kim.

Dia mengatakan dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan dalam perang melawan kelaparan dan segala bentuk kekurangan gizi terhenti, kemudian mengalami kemunduran.

"Hal ini mendorong kita semakin jauh dari jalur pencapaian SDGs(Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)," kata Kim dalam webinar peluncuran laporan "Asia-Pacific Overview of Food Security and Nutrition 2022 - Urban Food Systems and Nutrition" secara daring dariBangkok, Selasa.

Laporan yang diterbitkan oleh FAO, Dana Anak PBB (UNICEF), Program Pangan Dunia (WFP) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) itu menekankan pada ancaman kelaparan dan buruknya gizi perkotaan akibat dampak pandemi, kemiskinan dan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali.

"Hampir 55 persen dari populasi besar di kawasan ini diperkirakan akan tinggal di daerah perkotaan pada 2030, hal itu akan memiliki konsekuensi yang sama besarnya bagi ketahanan pangan dan gizi perkotaan," tulis laporan tersebut.

Sementara itu, pejabat senior Keamanan Pangan dan Nutrisi FAO Sridhar Dharmapuri menyampaikan bahwa hampir 1,9 juta orang tidak dapat membeli makanan sehat dan bergizi pada 2020.

"Ini sangat ironis mengingat bahwa Asia dan regional Pasifik termasuk kawasan produsen terbesar bagi komoditas penting seperti beras, ikan, susu dan banyak lainnya. Namun, kita masih gagal menyajikan makanan bergizi bagi seluruh masyarakat di kawasan ini. Berarti ada masalah dalam sistem pertanian yang kita miliki sekarang," kata Dharmapuri dalam webinar tersebut.

Dia menyebutkan bahwa pada 2021, 396 juta orang kekurangan gizi dan diperkirakan 1,05 miliar orang di Asia-Pasifik menderita kerawanan pangan sedang atau parah.

Menurut dia, jumlah anak penderitastuntingdi Asia-Pasifik mencapai hampir75 juta atau setengah dari total dunia, 10 persen di antaranya dipengaruhi olehwasting(kurus).

Sementara kualitas diet yang buruk juga mendorong peningkatan keseluruhan kelebihan berat badan dan obesitas pada anak, katanya.

Keempat badan PBB tersebut berinisiatif untuk bekerja sama di tingkat regional guna memberikan dukungan teknis yang terkoordinasi.

"Kami menyerukan kepada semua perwakilan negara untuk menyinergikan upaya mereka dalam mengatasi efek jangka pendek serta dampak jangka menengah hingga jangka panjang, krisis terhadap ekonomi, rumah tangga dan individu, khususnya perempuan dan anak-anak, di masa depan", kata Dharmaputri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Apa Penyebab Kebakaran KMP ...
Ekonomi
Waduh Mahal Banget, PIHPS C...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.