Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mensos Risma Tegaskan Niat Kerja Sama Kembangkan SLB agar Murid Mandiri

📅 Senin, 18 Sep 2023, 17:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Risma Tegaskan Niat Kerja Sama Kembangkan SLB agar Murid Mandiri Doc: Antara/Kemensos
Ket. Menteri Sosial Tri Rismaharini saat berdialog bersama para perempuan pengrajin noken di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Rabu (13/9)

JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan niatnya bekerja sama untuk mengembangkan Sekolah Luar Biasa (SLB) agar para murid penyandang disabilitas dapat menjadi mandiri.

Mensos Risma di Jakarta, Senin (18/9), mengatakan hal ini sedang dalam pembahasan dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, yang membawahi pendidikan di SLB.

Menurut dia, tidak semua penyandang disabilitas di Indonesia dapat melanjutkan pendidikan lantaran terhalang masalah mobilitas.

"Jadi mereka kan tidak bisa sendiri dan memang sebagian besar juga dari anak-anak disabilitas ini dari keluarga tidak mampu," ujar Mensos Risma.

Selain itu, para murid SLB yang memiliki jenis disabilitas yang beragam, juga membutuhkan aksesibilitas yang layak agar dapat beraktivitas. Hal itulah yang menurut Mensos belum terdapat pada sekolah tersebut.

Sementara jika dibandingkan di balai-balai yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos), dia mengungkapkan anak-anak yang putus sekolah karena menyandang disabilitas telah difasilitasi pelatihan agar mereka dapat mandiri dan melanjutkan hidup.

Sedangkan jika pilihannya pada sekolah inklusi, atau membuat penanganan khusus pada anak penyandang disabilitas pada sekolah tersebut, terdapat permasalahan yang cukup rumit.

Selain harus memperbaiki fasilitas penunjang belajar hingga perbaikan gedung sekolah yang aman, rupanya tidak semua guru memiliki latar belakang mengajar khusus untuk penyandang disabilitas yang beragam.

"Mereka memerlukan treatment-treatment sendiri, tidak bisa disamakan semua," kata dia.

Sehingga Mensos Risma memiliki keinginan besar agar anak-anak di SLB memiliki keterampilan atau life skill setelah menjalani pendidikan.

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam Rapat Kerja Bersama bersama Komisi VIII DPR di Jakarta, Kamis (14/9) menyatakan ingin berdiskusi dengan Mendikbudristek Nadiem Makarien dan Menag Yaqut Cholil Qoumas mengenai pendidikan inklusif atau Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dapat menjadi ranah Kementerian Sosial untuk para murid penyandang disabilitas. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.