Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko PMK Dorong Inovasi Layanan Kesehatan Berbasis Digital

📅 Minggu, 10 Nov 2024, 20:16 WIB | Oleh:
Menko PMK Dorong Inovasi Layanan Kesehatan Berbasis Digital Doc: istimewa
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno dan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin (tengah) dalam acara Festival Inovasi Kesehatan (HAI FEST) di Jakarta Convention Center, pekan lalu.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mendorong inovasi layanan kesehatan berbasis digital sebagai bagian dari inovasi pelayanan kesehatan bermutu bagi masyarakat. Hal tersebut penting untuk untuk membangun SDM Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

“Kesehatan itu pengali satu dari prestasi, tetapi sebaliknya sakit itu pengali nol dari prestasi. Sehat adalah utama, jadi membangun SDM itu sehat yang paling utama, dan mencegah penyakit adalah utama,” ujar Pratikno saat memberikan sambutan dalam Festival Inovasi Kesehatan (HAI FEST) di Jakarta Convention Center, pekan lalu.

Dia mendorong terciptanya inovasi pelayanan kesehatan bermutu, pengembangan sistem teknologi kesehatan perlu terus dilakukan dan bisa difokuskan untuk memberi produk-produk di dalam negeri.

Menurutnya, perlu dibangun sistem teknologi yang mampu mendeteksi tingkat kesehatan dan keamanan makanan untuk dikonsumsi.

"Saya membayangkan kalau gadget bisa mendeteksi lemak jenuh dalam makanan, bisa mendeteksi makanan yang telah terindikasi berbagai macam bakteri membahayakan atau tidak,” jelasnya.

Pratikno mengungkapkan, upaya pengembangan itu dapat dilakukan melalui sinergi para peneliti lintas disiplin ilmu, industri, dan pemerintah. Pihaknya berkomitmen akan terus berperan menjadi ‘jembatan’ yang mengoordinasikan berbagai kepentingan.

"Tidak hanya dalam internal, tetapi juga menjadi penghubung antar kementerian koordinator untuk menciptakan solusi dan inovasi menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat," katanya.

Ketahanan Sistem

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menekankan, inovasi kesehatan menjadi salah satu implementasi dari transformasi kesehatan pilar ketiga, yakni ketahanan sistem kesehatan. Pengalaman buruk Indonesia saat menghadapi Pandemi Covid-19 menjadi titik balik Indonesia untuk memperkuat sistem kesehatan dalam negeri yang ternyata sangat rapuh.

Dia mencontohkan, di sektor farmasi dan alat kesehatan, Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Ditambah pembatasan perjalanan dan lockdown saat itu menyebabkan supply alat kesehatan menjadi sangat terbatas. "Akibatnya, Indonesia kesulitan mendapatkan obat, vaksin dan ventilator," tuturnya.

Dia menegaskan, pemerintah bertekad membangun sistem kesehatan yang aman, yang bisa bertahan jika terjadi pandemi lagi. Pigaknya akan mendorong pembangunan industri farmasi, industri alat kesehatan dan industri pelayanan kesehatan diproduksi di dalam negeri.

Budi meelanjutkan, Indonesia memiliki potensi pasar kesehatan yang sangat besar. pembelanjaan di sektor kesehatan mencapai 560 triliun rupiah sampai 580 triliun rupiah setiap tahunnya.

“Rata-rata spending-nya, per kapita 140 dollar AS, Malaysia itu 300 dollar lebih tinggi, Singapore 3.000 dolar lebih tinggi. Jadi, kalau dalam 5 atau 10 tahun masyarakat Indonesia usianya mirip, naik seperti Malaysia atau Singapore, otomatis orang Indonesia akan naik belanja kesehatannya,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.