Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Pemkot Proyeksikan Yogyakarta Jadi Kota Festival

📅 Rabu, 28 Feb 2024, 00:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Pemkot Proyeksikan Yogyakarta Jadi Kota Festival Doc: ANTARA/Hendra Nurdiyasyah
Ket. Ilustrasi. Peserta mengikuti pawai saat acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 di Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Jumat (7/10/2022). Perhelatan bertajuk ÒLokananta Arjuna AnugrahaÓ yang melibatkan 14 Kecamatan merupakan rangkaian peringatan HUT ke-266 Kota Yogyakarta serta sebagai media untuk memperkenalkan wayang kepada dunia.

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta memproyeksikan wilayah setempat menjadi "city of festival" atau kota festival untuk memperkuat daya tarik wisata.

"Yogyakarta dengan logo 'YK' akan kita lakukan 'branding' yang kuat. Arahnya nanti akan jadi 'city of festival' karena di Yogya sepanjang tahun ada festival yang jumlahnya cukup banyak dari tingkat internasional dan nasional," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo dalam keterangan resmi di Yogyakarta, Selasa.

Menurut Singgih, dengan Yogyakarta dikenal menjadi "city of festival" akan menjadi daya tarik wisata yang bagus sehingga paket-paket wisata akan disinergikan menjadi paket festival termasuk menggarap aktivitas pra dan pascafestival.

Singgih mencontohkan paket wisata antara lain bisa menggabungkan dengan beberapa aktivitas festival seperti Wayang Jogja Night Carnival sehingga diharapkan menambah lama tinggal dan belanja wisatawan di Kota Yogyakarta.

"Kita akan masuk ke ranah itu karena kita akan masuk ke 'quality tourism'. Jadi jumlah wisatawan kita akan coba tidak menjadi ukuran utama. Tapi 'spending money' (belanja) dan 'length of stay' (lama tinggal) yang kita naikkan," ucap Singgih.

Dia juga berharap kegiatan promosi pariwisata "JogjaVaganza" yang dihelat Pemkot Yogyakarta dengan sejumlah pelaku wisata pada 26-28 Februari 2024 mampu menawarkan paket-paket wisata baru di Kota Yogyakarta.

"Supaya tidak monoton. Paket wisata yang baru bisa dimunculkan oleh teman-teman seller. Misalnya paket Kotabaru, paket Sumbu Filosofi yang belum lama ini diakui Unesco. Itu juga perlu ditawarkan kepada para buyer di sini," kata dia.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menyampaikan JogjaVaganza merupakan salah satu kegiatan promosi pariwisata Kota Yogyakarta dengan melibatkan pelaku usaha pariwisata di Kota Yogyakarta yang terdiri dari pelaku jasa hotel, restoran, destinasi wisata, kampung wisata dan pusat oleh-oleh.

Pada tahun 2024 JogjaVaganza mengundang sekitar 55 pembeli potensial dari agen perjalanan wisata di berbagai daerah seperti Jawa, Lampung, Sumatera, Kalimantan dan Bali.

"Melalui kegiatan ini, pariwisata diharapkan dapat menggeliat dan semakin memajukan perekonomian sektor pariwisata. Selain itu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal dan belanja wisatawan di Kota Yogyakarta," kata Wahyu.

Pada 2024, Jumlah wisatawan di Kota Yogyakarta ditargetkan mencapai 3,5 juta dengan lama tinggal 1,8 hari dan belanja wisatawan Rp1,75 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.