Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenapa Indeks Potensi Kerawanan Sosial di DKI Jakarta Begitu Tinggi?

📅 Minggu, 05 Feb 2023, 19:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kenapa Indeks Potensi Kerawanan Sosial di DKI Jakarta Begitu Tinggi? Doc: antara
Ket. Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memberikan sambutan dalam kegiatan Guyub Ketua Rukun Warga (RW) se-Jakarta Barat di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (4/2/2023).

Jakarta - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berharap adanya sinergi antarlembaga untuk menekan tingginya Indeks Potensi Kerawanan Sosial (IPKS) di Ibu Kota sebesar 18,6 persen.

"Angka 18 persen itu tinggi. Harapan kami kepada pak Pangdam, pak Kapolda dan jajarannya termasuk Pemda DKI, bisa bersinergi agar IPKS ini bisa terus turun. Mudah-mudahan tahun ini 18, terus turun 16 dan terus turun," kata Heru di Jakarta, Minggu (5/2).

Dengan indeks Potensi Kerawanan Sosial (IPKS) menjadi rendah, kata Heru, bisa diartikan kenyamanan lingkungannya terjaga yakni termasuk rendahnya tawuran dan kriminalitas.

Lebih lanjut, Heru juga berharap sinergi untuk mengurangi kerawanan sosial juga bisa terjadi antara Forkopimda, termasuk TNI dan Polri, hingga ke tingkat wilayah terbawah yakni Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT).

"Maka dari itu, sekali lagi pada para RW, saya titipkan wilayah," kata Heru.

Pj Gubernur DKI Jakarta juga menambahkan dirinya akan terus berkeliling ke sejumlah wilayah di DKI Jakarta bersama Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jayakarta untuk melakukan pendekatan terhadap masyarakat dalam menjaga kamtibmas dan persoalan yang jadi instruksi khusus pemerintah.

Seperti, kata Heru, adalah pengentasan gizi buruk (stunting) yang akan memiliki efek pada berbagai hal seperti jika tidak diselesaikan, maka hal itu akan berdampak pada korban seumur hidup.

"Jika ada 'stunting', artinya pemerintah harus memberikan jaminan sosial dan harus diperhatikan seumur hidup. Maka dari itu saya minta kepada RW bersama jajaran PKK, sudah turun untuk mendata ini. Untuk kita bisa memberikan perhatian," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.