Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenaikan Bahan Pangan Akan Tingkatkan Kemiskinan

📅 Kamis, 15 Sep 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kenaikan Bahan Pangan Akan Tingkatkan Kemiskinan Doc: ISTIMEWA
Ket. Menko menjelaskan, perlunya menstabilkan harga pangan karena kontribusi makanan terhadap kemiskinan mencapai 74,1 persen. Implikasi dari kenaikan harga bahan pangan akan meningkatkan kemiskinan.

» Beras merupakan komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan.

» Inflasi pada September diperkirakan kembali naik setelah kenaikan harga BBM.

SURABAYA - Pemerintah menekankan pentingnya mengendalikan inflasi khususnya harga pangan. Hal itu karena kenaikan harga bahan pangan dipastikan akan menambah angka kemiskinan.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Rapat Koordin asi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Pengendalian Inflasi 2022, di Surabaya, Rabu (14/9) mengatakan, saat ini, dampak dari kondisi global masih sulit dikendalikan. Sebab itu, yang dapat diupayakan adalah menjaga harga domestik sekaligus menjaga rantai pasoknya, terutama komoditas pangan.

"Tim Pengendali Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/ TPID) akan terus bersinergi dan gotong-royong melakukan extra effort menjaga stabilitas harga dan mengendalikan pencapaian inflasi Indonesia sebagaimana arahan Presiden dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2022, maupun pertemuan dengan seluruh Kepala Daerah pada 12 September lalu," kata Airlangga.

Menko menjelaskan, perlunya menstabilkan harga pangan karena kontribusi makanan terhadap kemiskinan mencapai 74,1 persen. Implikasi dari kenaikan harga bahan pangan akan meningkatkan kemiskinan.

"Beras merupakan komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan. Kontribusi beras terhadap kemiskinan per Maret 2022 mencapai 23,04 persen di desa dan 19,38 persen di kota," kata Airlangga.

Secara umum, perkembangan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 4,69 persen pada Agustus 2022 dengan inflasi pangan bergejolak telah turun menjadi 8,93 persen.

Selain dampak langsung pada peningkatan kemiskinan, inflasi pada tahun ini juga diperkirakan melampaui pertumbuhan ekonomi. Kondisi tersebut, akan menyebabkan daya beli masyarakat menurun.

"Perekonomian kita kemarin (triwulan II 2022-red) tumbuh 5,4 persen, mungkin di kuartal ketiga angkanya mirip-mirip, sampai year to date (tahun berjalan) 5,2 persen. Kita harus siap-siap angka inflasi sedikit di atas angka pertumbuhan ekonomi kita," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, setelah Agustus terjadi deflasi 0,21 persen, maka inflasi tahun berjalan untuk posisi Agustus tercatat 4,69 persen atau lebih rendah dari posisi Juli yang tercatat 4,94 persen.

Bank Indonesia (BI) sendiri memperkirakan tekanan inflasi ke depan masih berlanjut karena tingginya harga energi dan pangan global. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan kenaikan harga-harga komoditas yang diatur pemerintah atau administered price telah berimbas pada laju inflasi, khususnya akibat kenaikan harga BBM dan kenaikan tarif angkutan.

"Dan kalau kita lihat, hampir semua daerah sudah mengalami harga inflasi pangan bergejolak dan tarif angkutan," kata Perry. Hal tersebut yang harus dikendalikan dengan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan.

Kondisi Rawan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...

Mengenal Pertanian Padi Gunung Suku Dayak Bahau

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Mengenal Pertanian Padi Gun...
Ekonomi
Bank Indonesia Pertahankan ...
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.