Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
DISKONTO

Kementan Perkuat Daya Saing Korporasi Petani

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Nur Alam Syah, terus mendorong daya saing korporasi petani perkebunan. Dukungan untuk korporasi petani, seperti pembinaan, pengawalan, pemberian bantuan benih, pupuk, alat pascapanen dan pengolahan, pelatihan pemasaran, dan lain-lain.

Dirinya berharap dengan tergabungnya kelompok tani dalam korporasi petani perkebunan dapat menambah semangat kelompok tani dan tentunya memberikan banyak manfaat atau dampak positif.

"Petani tidak perlu mengkhawatirkan atau bimbang karena terjamin kepastian akses pasar maupun harga aman, jelas sesuai standar yang berlaku serta dilindungi dengan perjanjian kerjasama yang sah sesuai peraturan yang berlaku,"ungkap Andi Nur di Jakarta, Selasa (29/11).

Selain itu, lanjutnya, dukungan Kementan juga membantu menguatkan hasil produksi, terjaminnya stok bahan baku, berkembangnya inovasi-inovasi produk turunan atau hasil olahan akan semakin beragam bervariasi serta membuka lapangan kerja atau memberdayakan masyarakat setempat.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) pada Oktober 2022 sebesar 107,27. Kenaikan NTP ini dikarenakan naiknya indeks harga yang diterima petani sebesar 0,29 persen atau menjadi 122,18, sedangkan indeks harga yang dibayar petani turun 0,13 persen atau sebesar 113,90.

Kenaikan NTP ini juga dipengaruhi naiknya NTP di dua subsektor pertanian, yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 1,07 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,70 persen. Sementara itu, tiga subsektor lainnya mengalami penurunan NTP, yaitu Subsektor tanaman hortikultura sebesar 4,14 persen, subsektor peternakan sebesar 0,81 persen, dan subsektor perikanan sebesar 0,04 persen.


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Fredrikus Wolgabrink Sabini

Komentar

Komentar
()

Top