Kelompok Etnis Chin Rebut Kota Perbatasan Myanmar
Warga Mengungsi | Warga Kota Cikha di barat laut Myanmar mengungsi saat terjadi pertempuran antara kelompok etnis bersenjata Chin pada Sabtu (18/5). Juru bicara kelompok etnis bersenjata Chin pada Senin (20/5) melaporkan bahwa kota perbatasan Cikha berhasil mereka rebut dari tangan pasukan junta.
Foto: RFAYANGON - Kelompok etnis bersenjata Chin telah merebut Kota Cikha di barat laut Myanmar dekat perbatasan dengan India. Jatuhnya kota perbatasan itu merupakan pukulan terbaru junta militer yang berkuasa di negara tersebut.
Kekuatan gabungan Tentara Nasional Chin (CNA) dan Pasukan Pertahanan Regional Chin, sebuah milisi akar rumput yang terdiri dari warga yang menentang junta yang menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis di negara tersebut dalam kudeta tahun 2021, berhasil merebut Kota Cikha yang berpenduduk sekitar 3.000 orang, lapor CNA pada Senin (20/5).
"Cikha berada dalam situasi yang bisa kami kendalikan," kata juru bicara CNA, Salai Htet Ni. Cikha adalah kota kesembilan di Negara Bagian Chin yang jatuh ke tangan tentara etnis. Dua kota lagi di negara bagian tersebut sebelumnya telah direbut oleh Tentara Arakan, kelompok bersenjata etnis Rakhine yang juga melawan junta.
Sejak akhir Oktober, kelompok pemberontak di bagian utara dan barat negara itu telah memperoleh kemajuan signifikan dalam melawan pasukan junta, menguasai puluhan kamp dan menangkap ratusan tentara. Hal ini telah mendorong militer untuk memberlakukan wajib militer untuk mengisi kembali barisan mereka yang semakin berkurang.SB/RFA/I-1
Berita Trending
- 1 Cagub Khofifah Pamerkan Capaian Pemprov Jatim di Era Kepemimpinannya
- 2 Ini Klasemen Liga Inggris: Nottingham Forest Tembus Tiga Besar
- 3 Cawagub Ilham Habibie Yakin dengan Kekuatan Jaringannya di Pilgub Jabar 2024
- 4 Cagub Luluk Soroti Tingginya Pengangguran dari Lulusan SMK di Jatim
- 5 Cagub Risma Janji Beri Subsidi PNBP bagi Nelayan dalam Debat Pilgub Jatim