Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kegagalan Para Konspirator Melawan Tirani di Republik Romawi

📅 Rabu, 01 Nov 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Kegagalan Para Konspirator Melawan Tirani di Republik Romawi Doc: afp/ TIZIANA FABI

Setelah pernah berada di pihak Pompey the Great, musuh Caesar, Brutus kembali berada di pihak Caesar meski tidak bertahan lama. Saat Caesar memperjelas ambisinya sebagai raja dengan secara terbuka menolak mahkota dari Mark Antony, maka ia menerima gelar diktator seumur hidup dan memerintah dari takhta emas.

Brutus berpikir bahwa ia harus menyelamatkan Republik Romawi dari tirani Caesar. Bersama Cassius, ia mulai mulai merekrut sekutu dalam komplotan konspirator untuk menggulingkan Caesar dari ambisinya itu.

Padadenariusatau uang koin Eid Mar yang dikeluarkan oleh Brutus pada 43 atau 42 SM, bagian depan koin menampilkan potret Marcus Junius Brutus. Dua belati di bagian belakang berbeda untuk menunjukkan lebih dari satu orang terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Pada Eid Mar tahun 44 SM, Caesar ditikam hingga tewas sebanyak 23 kali di Senat. Sejarawan Suetonius menulis dua versi kematian Caesar. Yang pertama, sang diktator menerima pembunuhannya dalam diam. Sedangkan pada versi kedua, Caesar lebih menantang dan mengucapkan kata-kata keras kepada Brutus, yang hampir menjadi anak laki-laki. Dalam bahasa Yunani, Caesar berkata,Kai su, teknon, yang secara harfiah diterjemahkan menjadi "Kamu juga, Nak".

Dalam drama Shakespeare yang terkenal, barisnya ditulis dalam bahasa Latin sebagaiEt tu, Brute?Secara harfiah ini berarti "Dan kamu, Brutus?" dan sering kali dianggap sebagai pertanyaan yang rentan misalnya "Bahkan kamu, Brutus?" atau "Kamu juga, anakku?"

Tapi sejarawan Tempest membacanya sebagai kutukan seperti "Apa yang terjadi maka akan terjadi".

Setelah membunuh Caesar, Brutus dan Cassius berharap disambut sebagai pembebas, namun mereka membuat beberapa keputusan bodoh setelah pembunuhan itu. Pertama, kata Tempest, mereka membiarkan Cicero membuat kesepakatan amnesti dengan Mark Antony yang secara efektif membuat para pelaku tirani terlihat seperti penjahat yang meminta pengampunan.

Kedua, mereka mengizinkan Mark Antony untuk menguburkan Caesar dalam sebuah upacara publik di mana dia mencambuk massa menjadi sangat gila melawan para pembebas. "Efektifnya, dalam waktu satu bulan, semua konspirator harus meninggalkan Romawi karena terlalu berbahaya bagi mereka," kata Tempest. "Tak lama kemudian, mereka semua juga meninggalkan Italia," kata dia.

Sesampainya di luar negeri, Brutus dan Cassius merekrut pasukan dalam jumlah besar dan berperang melawan Mark Antony, tetapi juga putra angkat Caesar, Oktavianus. Dalam dua pertempuran yang menentukan di Filipi pada bulan Oktober 42 SM, baik Brutus maupun Cassius menderita kekalahan telak.

Cassius bunuh diri daripada menyerah pada penghinaan Mark Antony dan Oktavianus, dan Brutus akhirnya memutuskan untuk melakukan hal yang sama. Brutus ingin kematiannya, seperti hidupnya, menjadi mulia, dan memperkuat reputasinya sebagai martir demi kebebasan dan republik.

Namun para pengkritiknya menggambarkan bunuh diri yang dilakukan Brutus sebagai tindakan kegagalan terbesar. Mereka mengatakan bahwa ia meninggal karena alasan yang sia-sia dan tidak berarti. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.