Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebut Serapan, Bulog Bentuk Tim Jemput Gabah

📅 Sabtu, 18 Jan 2025, 07:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kebut Serapan, Bulog Bentuk Tim Jemput Gabah Doc: istimewa
Ket. Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Arwakhudin Widiarso mengatakan, serapan 1,4 juta ton setara beras pada musim panen raya Maret-April 2025 sama dengan 70 persen dari rencana pengadaan tahun ini sebesar 2 juta ton

JAKARTA-Perum Bulog membentuk satuan satuan tugas (Satgas) untuk mempercepat penyerapan beras hasil produksi petani. Hal itu agar target serapan 1,4 juta ton setara beras pada musim panen raya Maret-April 2025 tercapai.

"Sebagai bentuk keseriusannya, Bulog telah membentuk satuan-satuan tugas di bawah untuk bisa langsung mengambil beras dari petani atau yang dikenal dengan 'Tim Jemput Gabah',"ungkap Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Arwakhudin Widiarso dalam bincang bincang dengan media di Jakarta, Jumat (17/1).

Untuk mengejar target tersebut Direksi Perum Bulog ujar dia sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran Bulog baik di wilayah dan cabang agar segera turun menyerap gabah petani.

"Jangan sampai kita kehilangan momen dalam rangka pemupukan stok cadangan pangan pemerintah. Dan tentu ini seiring dengan pelaksanaan dari Perintah Bapak Presiden untuk swasembada beras," kata Widiarso.

Adapun target serapan 1,4 juta ton setara beras selama panen raya Maret-April 2025 itu sama dengan 70 persen dari rencana pengadaan Bulog untuk tahun ini yang sebesar 2 juta ton.

Estimasi produksi beras menurut Badan Pusat Statistik (BPS) di bulan Januari mencapai 1,2 juta ton dan Februari 2,08 juta ton. Diperkirakan akan meningkat pada saat panen raya, di mana produksi bulanan akan berada di atas rata-rata konsumsi bulanan sebesar 2,5 juta ton.   

Sebagai ganbaran, sepanjang 2022, realisasi pengadaan dalam negeri di angka 994 ribu ton. Tahun selanjutnya di 2023 meningkat 71 ribu ton menjadi total 1,066 juta ton. Terakhir capaian sepanjang 2024 menjadi titik kulminasi dalam 5 tahun terakhir, yakni naik 200 ribu ton menjadi total 1,266 juta ton.

Tahun ini Bulog akan melakukan pengadaan beras sebanyak 2 juta ton sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang ada. Namun, lembaga tersebut tetap berupaya memenuhi harapan pemerintah untui menyerap 2,5 hingga 3 juta ton setara beras.

Hal lainnya, Bulog mulai tanggal 15 Januari 2025  akan menyerap Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp 6.500 per kilogram (kg). Itu sesuai dengan keputusan pemerintah untuk menyesuaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah untuk Perum Bulog dari Rp 6.000 menjadi Rp 6.500 per kg. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

34 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.