Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

InJourney Airports Layani 155,9 Juta Penumpang Pesawat Pada 2024, Ini 8 Fakta Menariknya

📅 Senin, 20 Jan 2025, 13:10 WIB | Oleh:
InJourney Airports Layani 155,9 Juta Penumpang Pesawat Pada 2024, Ini 8 Fakta Menariknya Doc: Dok Humas InJourney Airports

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melayani 155,9 juta penumpang pesawat di 37 bandara pada 2024 atau naik sekitar 4% dibandingkan dengan 2023. 

Pgs. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim mengatakan peningkatan pergerakan penumpang tersebut sejalan dengan kolaborasi erat seluruh pihak di ekosistem aviasi untuk memperkuat konektivitas udara di Indonesia. 

“Kami berupaya untuk terus meningkatkan kontribusi seluruh bandara agar dapat maksimal dalam mendukung perekonomian dan pariwisata nasional. Ini sejalan dengan keberadaan InJourney Airports sebagai agent of development,” ujar Arie dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/1). 

Ia menambahkan InJourney Airports memahami peran penting bandara khususnya sebagai pintu gerbang negara dengan memastikan konektivitas udara yang kuat dan selalu mengedepankan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan.

Adapun di tengah peningkatan pergerakan penumpang pesawat, InJourney Airports mencatat sejumlah fakta menarik sepanjang 2024, yaitu: 

1. Apabila dilihat per hari, jumlah penumpang pesawat di 37 bandara InJourney Airports secara kumulatif rata-rata sekitar 426 ribu penumpang/hari dengan jumlah pergerakan pesawat 3.175 penerbangan/hari.

Bandara tersibuk adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (149 ribu penumpang/hari dengan 991 penerbangan/hari), lalu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (65 ribu penumpang/hari dengan 390 penerbangan/hari) dan Bandara Juanda Surabaya (38.340 penumpang/hari dengan 260 penerbangan/hari).

2. Bulan paling sibuk di bandara-bandara InJourney Airports adalah Juli dengan jumlah penumpang 14,5 juta penumpang dan Desember sebanyak 14,1 juta penumpang.

Arie Ahsanurrohim mengatakan Juli menjadi bulan paling sibuk karena bertepatan dengan periode libur sekolah di Indonesia dan summer holiday di berbagai negara. sehingga mendorong peningkatan jumlah penumpang di rute domestik, dan rute internasional di mana banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. 

“Desember juga menjadi yang tersibuk sejalan dengan peak season akhir tahun angkutan Natal dan Tahun Baru, serta turut ditopang program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat rute domestik,” ujar Arie.

3. Pada 2024, total terdapat lebih dari 200 rute penerbangan di 37 bandara InJourney Airports dengan komposisi 60% rute domestik dan 40% rute internasional. 

Adapun destinasi favorit di dua bandara tersibuk sebagai berikut: 

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, 5 destinasi rute domestik paling favorit adalah dari dan ke Jakarta, Surabaya, Makassar, Labuan Bajo, dan Yogyakarta. Kemudian untuk destinasi internasional adalah Singapura, Kuala Lumpur, Perth, Melbourne dan Sydney

Sementara di Bandara Soekarno-Hatta untuk rute domestik terfavorit dari dan ke Denpasar, Medan, Surabaya, Makassar dan Balikpapan. Untuk rute internasional adalah Singapura, Kuala Lumpur, Jeddah, Doha dan Hong Kong

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.