Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Ingin Jadi Prajurit Kapal Selam, Ini Kemampuan Berat yang Harus Dikuasai

Foto : Istimewa

Para prajurit kapal selam sedang mengikuti latihan sea and jungle survival.

A   A   A   Pengaturan Font

SURABAYA - Jadi prajurit kapal selam ini tidak mudah. Mereka, yang ingin jadi prajurit kapal selam harus menguasai kemampuan yang sangat berat ini. Kemampuan yang harus dikuasai itu adalah sea and jungle survival.

Mengutip keterangan Penerangan Koarmada II yang diterima Koran Jakarta, Jumat (2/4), untuk membentuk prajurit kapal selam yang tangguh Koarmada II, menggelar latihan sea and jungle survival. Dalam latihan ini, selama 10 hari para awak kapal selam peserta Sea and Jungle Survival Koarmada II menjalani serangkaian latihan. Latihan dilakukan di Yon Taifib 2 Mar Karang Pilang. Tidak hanya itu, juga peserta juga harus menjalani latihan di hutan Pantai Baruna Puslatpur 4 Purboyo.

Menurut Dansatselkoarmada II Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit kapal selam.

"Mengingat pengawak kapal selam sangat mungkin mengalami situasi darurat akibat serangan senjata musuh, sehingga dibutuhkan kehandalan para awak kapal selam tidak hanya secara profesinya, tetapi juga harus dibekali kemampuan untuk bertahan hidup," ujarnya.

Ia juga membeberkan skenario latihansea and jungle survival yang diikuti oleh para awak kapal selam. Kata dia,dalam latihan ini diskenariokan terjadinya kedaruratan kapal selam di daerah pertahanan lawan. Maka dalam kondisi seperti itu awak kapal selam harus melaksanakan peran peninggalan dan segera timbul ke permukaan untuk melaksanakan sea survival dan mencari daratan terdekat tanpa diketahui pihak lawan.

"Dengan berbekal kemampuan infiltrasi yang dilatihkan oleh para pelatih Taifib, awak kapal selam berhasil mencapai daratan dan melaksanakan survival di area hutan dan pantai lawan untuk selanjutnya bergerak menuju daerah yang aman," ungkapnya.

Kepada para peserta latihan, Kolonel Laut Harry Setyawan berpesan, agar para prajurit kapal selam harus terus memelihara mental sebagai pasukan khusus.

"Jadikan latihan ini sebagai cambuk saat melaksanakan operasi. Selalu ikuti prosedur standar operasi yang benar sehingga tahapan latihan berjalan lancar dan aman serta terhindar dari kerugian," katanya.

Kolonel Laut Harry juga mengatakan, kegiatan Latopsmatla yang dilaksanakan oleh Satsel Koarmada II ini juga sejalan dengan program prioritas KSAL Laksamana TNI Yudo Margono di bidang pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan Operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi.

"Latihan ini juga merupakan perintah Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan sebagai upaya mendukung kesiapan berbagai macam tugas operasi yang akan dihadapi oleh Satsel Koarmada II," ujarnya.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Agus Supriyatna

Komentar

Komentar
()

Top