Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Kembangkan AI Generatif Lokal, Ada Keuntungan dan Risiko di Baliknya

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Kembangkan AI Generatif Lokal, Ada Keuntungan dan Risiko di Baliknya Doc: The Conversation/Shutterstock/Ole CNX
Ket. Ilustrasi Large Language Models atau LLM - sistem kecerdasan buatan yang mampu memahami dan menghasilkan bahasa seperti manusia berdasarkan pelatihan model bahasa besar.

Albert Jehoshua Rapha, KU Leuven

Kebanyakan dari kita mungkin sudah cukup familier dan sering menggunakan ChatGPT- aplikasi kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh OpenAI, sebuah perusahaan yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat.

ChatGPT merupakan salah satu contoh generative artificial intelligence atau Gen AI yang dilatih dengan model bahasa besar atau large language model (LLM). Model ini menggunakan arsitektur generative pre-trained transformer (GPT) yang memungkinkan hasil teks yang sangat alami dan menyerupai bahasa manusia.

Sederhananya, LLM bisa kita sebut dengan model kecerdasan buatan berbasis bahasa atau AI berbasis teks.

Saat ini, Indonesia tengah mengembangkan AI dengan model serupa. Bedanya, model yang dikembangkan saat ini berfokus pada pemahaman dan penggunaan bahasa Indonesia serta bahasa lokal yang kaya dan beragam. Artinya, alat ini akan lebih relevan dan kontekstual untuk masyarakat Indonesia, sekaligus mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi oleh model-model kecerdasan buatan dari luar ketika berinteraksi dalam bahasa dan budaya lokal.

Inisiatif AI berbasis bahasa di Indonesia

Ada tiga inisiatif penting yang diluncurkan dalam pengembangan AI berbasis bahasa di Indonesia baru-baru ini, yakni:

1. Kolaborasi KORIKA dan AI Singapore: Indonesia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Buatan (KORIKA) bekerja sama dengan AI Singapore dalam pengembangan platform Southeast Asian Languages In One Network atau SEA-LION, yang dirancang untuk memperkuat kemampuan AI dalam bahasa-bahasa Asia Tenggara, termasuk bahasa Indonesia.

2. Komodo-7B: Model bahasa besar yang dikembangkan oleh Yellow.AI dirancang untuk mendukung berbagai aplikasi termasuk pemrosesan bahasa alami atau natural language processing (NLP). Model ini fokus pada interaksi dalam bahasa Indonesia serta beberapa dialek lokal.

3. Proyek Garuda: Proyek ini dikembangkan oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Tech Mahindra. Fokusnya adalah melestarikan bahasa Indonesia dan dialek-dialek lokal melalui LLM. Garuda akan dikembangkan dengan 16 miliar token asli Indonesia, menyediakan 1,2 miliar parameter untuk membentuk pemahaman model terhadap bahasa Indonesia.

Perkembangan ini menempatkan Indonesia sebagai negara kedua di Asia Tenggara-setelah Singapura-dalam arena LLM. Langkah ini penting untuk meningkatkan representasi bahasa Indonesia secara digital yang saat ini masih sangat rendah-hanya 0,6% dari konten internet di tahun 2023, kontras dengan bahasa Inggris yang mencapai 58,8%.

Peningkatan representasi bahasa Indonesia melalui pengembangan LLM dapat memberikan dampak signifikan pada potensi ekonomi digital Indonesia. Saat bahasa lokal dan dialek semakin banyak digunakan dalam komunikasi online, masyarakat dan perusahaan Indonesia akan lebih mudah berinteraksi secara digital tanpa hambatan bahasa. Ini akan menciptakan peluang baru dalam pasar digital, memungkinkan pelaku bisnis lokal menjangkau konsumen secara lebih luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

Potensi dampak ekonomi dari pengembangan LLM ini diperkirakan mencapai $366 miliar (Rp5.539 triliun). Dengan potensi sebesar ini, Indonesia memiliki peluang besar memimpin transformasi digital di ASEAN, bahkan bisa melampaui negara-negara tetangga seperti Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

Tantangan regulasi, risiko bias, dan disinformasi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.