Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan Korsel Sepakati Empat Kerja Sama Infrastruktur di IKN

📅 Jumat, 29 Jul 2022, 00:00 WIB | Oleh:
Indonesia dan Korsel Sepakati Empat Kerja Sama Infrastruktur di IKN Doc: ANTARA/HO-KEMENTERIAN PUPR
Ket. KUNJUNGAN KERJA I Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) saat berada di Korea Selatan dalam rangka mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke negara tersebut, Kamis (28/7).

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan Korea Selatan (Korsel) menyepakati empat bentuk kerja sama konkret bidang infrastruktur dengan Indonesia untuk membantu pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. "Ada beberapa kerja sama yang sudah kita sepakati.

Pertama, Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan akan membantu melalui hibah pembangunan instalasi pemurnian air dengan kapasitas 300 liter per detik. Kami sudah melihat kemarin di Hwaseong Water Purification Plant," kata Menteri Basuki yang mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerja ke Korsel, sebagaimana pernyataan tertulis diterima di Jakarta, Kamis (28/7).

Menurut Basuki, instalasi pemurnian air di Hwaseong Water Purification Plant adalah teknologi terbaik yang sudah diaplikasikan oleh Korea Selatan sehingga siap minum. Sangat reliable karena proses pengolahan akhirnya dilakukan dengan metode ozonisasi. Seperti dikutip dari Antara, kerja sama kedua yang sudah disepakati adalah pembangunan instalasi pengolahan limbah cair untuk IKN Nusantara.

"Kerja sama ketiga, kami juga telah mengunjungi Busan Eco Delta Smart City dan Smart Village yang dulu tahun 2019, saat groundbreaking, juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo," ujar Basuki.

Teknologi Canggih

Pemerintah Indonesia, kata Basuki, telah melihat progres infrastruktur tersebut setelah tiga tahun. "Ada yang namanya smart village (kampung cerdas) yang sudah selesai dibangun sebanyak 86 rumah dan dihuni oleh 400 orang. Perkembangannya sedang dimonitor terus melalui implementasi 41 jenis teknologi canggih di dalam smart village tersebut," ujar Basuki.

Kemudian, Basuki menjelaskan di IKN Nusantara juga akan dibangun smart village atau kampung cerdas yang terdiri dari 100 unit rumah sebagai proyek percontohan. Proyek smart village ini direncanakan dapat mulai dibangun pada 2023 dengan dukungan dari Korea Selatan.

Terakhir, tambah Basuki, untuk menghubungkan IKN Nusantara dengan Balikpapan akan dibangun immerse tunnel atau terowongan tabung benam yang sesuai dengan konsep kota hutan. Indonesia ingin melindungi bekantan, fauna, dan flora endemik lainnya yang ada di sekitar Teluk Balikpapan.

"Untuk itu, kita tidak akan membangun jembatan yang secara fisik mengubah morfologi lingkungan, melainkan kita coba bangun immerse tunnel seperti di Geoje, Busan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Olahraga
Belanda Kalahkan Serbia, Zi...
Nasional
Jelarang, Satwa Langka Terl...

Pembangunan Bendungan Jenelata

1 jam lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pembangunan Bendungan Jenelata
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.