Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina Ragukan Niat Tiongkok Terkait Kode Etik

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Ragukan Niat Tiongkok Terkait Kode Etik Doc: AFP/Jam Sta Rosa
Ket. Menhan Filipina, Gilberto Teodoro

MANILA - Filipina meragukan niat Tiongkok untuk merundingkan kode etik regional di Laut Tiongkok Selatan (LTS), meskipun Manila berharap untuk melanjutkan diskusi, kata Menteri Pertahanan Gilberto Teodoro pada Senin (14/10).

Pada penjelasannya, Menhan Teodoro mengatakan bahwa meskipun Presiden Ferdinand Marcos Jr telah menyetujui diskusi dengan itikad baik dengan Tiongkok mengenai kode etik yang telah lama tertunda, ia meragukan ketulusan Beijing.

"Saat ini, sejujurnya, saya tidak melihat hal itu," kata Menhan Teodoro kepada wartawan.

Atas pernyataan Menhan Filipina itu, pihak Kedutaan Besar Tiongkok di Manila belum menanggapi permintaan komentar.

Sebelumnya pada Minggu (13/10), para pemimpin Asia tenggara menyerukan segera dicapainya kesepakatan mengenai kode etik untuk LTS berdasarkan hukum internasional, setelah meningkatnya konfrontasi di jalur perairan strategis tersebut, yang dilalui jalur perdagangan senilai 3 triliun dollar AS setiap tahunnya.

Tiongkok mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh LTS, termasuk wilayah yang diklaim sejumlah negara Asia tenggara seperti Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Dalam beberapa waktu terakhir, Filipina mengeluhkan penggunaan meriam air, taktik tabrakan dan serudukan oleh kapal-kapal Tiongkok untuk menghentikan misi pengirima ulang pasokan perbekalan dan patroli di perairan yang disengketakan.

Kode maritim, yang dapat membantu menghindari konfrontasi semacam itu dan mencegah konflik, telah dibahas selama bertahun-tahun, tetapi pembicaraan yang dipimpin oleh Asean mengalami kemajuan yang lambat.

Serukan Pengendalian

Sementara itu kantor berita NHK pada Senin melaporkan bahwa para pemimpin negara anggota Asean dan beberapa negara lain, termasuk Jepang, Amerika Serikat, dan Tiongkok, menyerukan pengendalian diri dalam melakukan kegiatan yang akan meningkatkan perselisihan di LTS.

Para pemimpin itu mengeluarkan pernyataan ketua dalam KTT Asia Timur pada Jumat (11/10) di Laos.

Pernyataan itu merujuk pada LTS dimana Tiongkok telah meningkatkan kehadirannya di wilayah perairan tersebut serta terlibat dalam sengketa teritorial dengan Filipina dan negara lain.

"Kami menegaskan kembali perlunya meningkatkan rasa saling percaya dan keyakinan, menahan diri dalam melakukan kegiatan yang dapat memperumit atau meningkatkan pertikaian, dan mempengaruhi perdamaian serta stabilitas, dan menghindari tindakan yang dapat makin memperumit situasi," demikian bunyi pernyataan.

Para pemimpin itu lebih lanjut menegaskan perlunya mengupayakan penyelesaian sengketa secara damai sesuai hukum internasional. ST/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.