Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina: Penjaga Pantai Tiongkok Bertindak Kian Agresif

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina: Penjaga Pantai Tiongkok Bertindak Kian Agresif Doc: AFP/Philippine Coast Guard
Ket. Semprotkan Air l Kapal Penjaga Pantai Filipina, BRP Bagacay (tengah), yang berada dekat Scarborough Shoal, LTS, jadi sasaran semprotan meriam air dari dua kapal Tiongkok pada Selasa (30/4). Insiden ini menyebabkan dua kapal Filipina alami kerusakan.

MANILA - Penjaga Pantai Tiongkok menjadi lebih agresif terhadap kapal-kapal Filipina di Laut Tiongkok Selatan (LTS) dan serangan meriam airnya dapat mengancam nyawa awak kapal, ucap juru bicara pemerintah Filipina di Manila pada Rabu (1/5).

Serangkaian insiden laut lepas yang melibatkan kedua negara telah melukai sejumlah tentara Filipina dalam beberapa bulan terakhir ketika kedua negara bertetangga tersebut saling mengklaim klaim atas perairan, terumbu karang, dan bebatuan di jalur perairan strategis tersebut.

Dalam insiden terbaru pada Selasa (30/4), Filipina mengatakan salah satu kapal penjaga pantainya dan kapal pemerintah lainnya mengalami kerusakan akibat meriam air yang ditembakkan oleh Penjaga Pantai Tiongkok di dekat Scarborough Shoal.

"Tekanan air jauh lebih kuat dibandingkan insiden sebelumnya telah mengoyak atau membengkokkan logam dan peralatan di kapal Filipina," kata juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Komodor Jay Tarriela. "Jelas itu akan sangat fatal," imbuh Tarriela sambil menyatakan bahwa tekanan air yang disemprotkan meriam air Penjaga Pantai Tiongkok memiliki kekuatan sebesar 200 pon per inci persegi (14 kilogram per sentimeter persegi).

Namun dia mengatakan kali ini tidak ada korban jiwa karena awak kapal diperintahkan untuk berlindung di dalam.

"Penjaga Pantai Tiongkok kini telah meningkatkan ketegangan dan tingkat agresi mereka terhadap Penjaga Pantai Filipina," tutur Tarriela.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah LTS, mengabaikan klaim negara-negara lain, termasuk Filipina, dan keputusan internasional bahwa klaim teritorial Tiongkok tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Pernyataan Beijing

Scarborough Shoal telah menjadi titik konflik antara kedua negara sejak Tiongkok merebutnya dari Filipina pada 2012. Rangkaian terumbu dan bebatuan berbentuk segitiga ini terletak 240 kilometer (150 mil) sebelah barat pulau utama Luzon di Filipina dan hampir 900 kilometer dari Hainan, daratan utama Tiongkok yang terdekat.

Pada Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, mengatakan kepada wartawan bahwa Penjaga Pantai Tiongkok mengambil tindakan yang diperlukan terhadap kapal-kapal Filipina yang melanggar wilayah Beijing.

"Langkah-langkah ini sesuai dengan hukum, dan cara mereka menangani situasi ini profesional," kata Lin menurut transkrip yang dirilis oleh Kedutaan Besar Tiongkok di Manila.

Insiden Selasa itu terjadi ketika Filipina dan Amerika Serikat (AS) mengadakan latihan militer tahunan besar-besaran yang membuat marah Beijing.

Manila dan Washington DC memiliki perjanjian pertahanan bersama dan konfrontasi baru-baru ini antara kapal Filipina dan Tiongkok telah memicu spekulasi tentang apa yang akan memicu perjanjian tersebut.AFP/And

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.