Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Mangrove Jadi Wujud Nyata untuk Gencarkan Upaya Pelestarian Lingkungan

📅 Minggu, 12 Jan 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Mangrove Jadi Wujud Nyata untuk Gencarkan Upaya Pelestarian Lingkungan Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim saat menghadiri penanaman mangrove dalam Festival Mangrove di Lampung Timur, Sabtu (11/1/2025).

Lampung Timur - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mengatakan bahwa adanya kegiatan Festival Mangrove yang dilakukan di Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur menjadi wujud pelestarian lingkungan.

"Ini adalah reses perdana sebagai DPR RI dan dari dulu memang senang berfestival dan berkegiatan pelestarian lingkungan seperti menanam pohon serta mangrove," ujar Chusnunia Chalim di Lampung Timur, Sabtu.

Ia mengatakan pelaksanaan Festival Mangrove yang dilakukan di Kabupaten Lampung Timur tersebut menjadi salah satu wujud pelestarian lingkungan yang terintegrasi dengan kegiatan wisata.

"Melalui Festival Mangrove ini kita coba memperkenalkan pelestarian lingkungan sejak dini kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan wisata," katanya.

Dia menjelaskan semua pihak harus terus bergandengan tangan terutama dalam menjaga alam secara berkelanjutan untuk masa depan generasi penerus.

"Bila kita berbicara tentang kelestarian lingkungan dua kecamatan yakni Labuhan Maringgai dan Pasir Sakti ini abrasinya cukup tinggi, dan 10-15 tahun lalu ada kesadaran bersama untuk menanam mangrove," ucapnya.

Menurut dia, dengan adanya tanaman mangrove selain mencegah abrasi juga dapat berguna sebagai sabuk pengaman dari gelombang besar, dan dapat dimanfaatkan untuk pariwisata.

"Oleh karena itu mengawali 2025, Festival Mangrove dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menanam dan melestarikan mangrove melalui paket eco wisata. Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan, sebab dengan menanam mangrove kita berbahagia dan alam berbahagia, mari kita sayangi bumi," tambahnya.

Dalam kegiatan Festival Mangrove yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB dilakukan sejumlah kegiatan yakni melakukan susur sungai mengitari hutan mangrove dengan waktu perjalanan 1,5 jam pulang pergi, dan melakukan penanaman mangrove secara langsung di area hutan mangrove sebagai bentuk edukasi kepada wisatawan yang diperkirakan hadir sebanyak 150 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

30 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.