Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disrupsi di Berbagai Bidang Hambat Pemulihan Ekonomi Global

📅 Rabu, 30 Mar 2022, 00:02 WIB | Oleh:
Disrupsi di Berbagai Bidang Hambat Pemulihan Ekonomi Global Doc: ISTIMEWA
Ket. AIRLANGGA HARTARTO Menteri Koordinator bidang Perekonomian - Kita telah berkomitmen untuk memenuhi deklarasi KTT G20 Roma untuk mencapai target vaksinasi sekurangkurangnya 70 persen dari populasi dunia pada pertengahan 2022 ini.

JAKARTA - Indonesia bersama negara-negara besar di dunia sedang mencari jalan keluar dari disrupsi ganda atau multiple disruption yang sedang melanda global saat ini.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan disrupsi yang terjadi di antaranya sektor kesehatan, ekonomi, digitalisasi, dan lingkungan.

Menurut Menko, pemulihan dunia pascapandemi akan sulit terwujud apabila masih terdapat kesenjangan antarnegara dalam sektor-sektor tersebut. Hal itu yang mendasari Indonesia dalam Presidensi G20 mengusung tema "Recover Together, Recover Stronger".

Airlangga mengatakan bahwa Indonesia berupaya untuk menghadirkan penyampaian nyata yang dapat direplikasi di negara lain, sehingga melalui tiga agenda utama Presidensi G20, Indonesia mengarahkan kerja sama kelompok negara-negara besar untuk menciptakan hasil yang konkret.

Agenda utama yang pertama yaitu reformasi arsitektur kesehatan global yang dapat diwujudkan dengan penyelarasan standar protokol kesehatan global, serta pembentukan Joint Finance and Health Task Force guna mengembangkan mekanisme pembiayaan yang inovatif dan cepat untuk pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi penyakit menular di masa depan.

"Kami akan mendorong transfer teknologi produksi vaksin agar vaksin terdistribusi merata ke seluruh negara di dunia. Kita telah berkomitmen untuk memenuhi deklarasi KTT G20 Roma untuk mencapai target vaksinasi sekurang-kurangnya 70 persen dari populasi dunia pada pertengahan 2022 ini," jelas Airlangga.

Selanjutnya, yang kedua adalah transformasi ekonomi berbasis digital, yang antara lain dilakukan dengan pengembangan literasi dan keterampilan digital yang lebih inklusif dan produktif.

Digitalisasi diumpamakan dua sisi mata uang dengan satu sisi pertumbuhan yang cepat dan dapat membantu pemulihan ekonomi, sedangkan sisi lainnya menyebabkan ketimpangan-ketimpangan antarnegara.

UNESCO mencatat baru 55 persen rumah tangga di dunia yang terkoneksi internet dan bahkan di negara berpendapatan rendah, persentasenya di bawah 20 persen. Melihat situasi itu, Presidensi G20 Indonesia berupaya mendorong peningkatan infrastruktur digital yang dapat membantu negara tertinggal, seperti pemanfaatan low earth orbit satellite, serta mendorong pelatihan keterampilan dan literasi digital.

Agenda ketiga, kata Menko, yaitu bagaimana mencapai kesepakatan global dalam mempercepat transisi energi yang lebih bersih dan hijau, melalui perluasan akses energi yang tidak hanya adil, namun juga terjangkau, baik dari sisi teknologi maupun pembiayaannya.

Presidensi Indonesia akan mendorong mobilisasi dana untuk transisi energi, serta menekankan pentingnya prinsip common but differentiated responsibilities atau serupa tetapi dengan tanggung jawab yang berbeda, sesuai kerangka Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain itu, Indonesia meningkatkan inklusifitas sekaligus memastikan koherensi dalam agenda yang dipromosikan oleh berbagai Working Group dan Engagement Group yang merupakan bagian dari G20.

Jangan Impor

Pada kesempatan terpisah, Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Ahmad Hamim Sadewa, mengatakan akan ada disrupsi luar biasa di sektor kesehatan yang dimulai dari sistem pembelajarannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Udara Jakarta Tak Kunjung M...

Rupiah Berisiko Melemah - 05 Oktober 2026

59 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Berisiko Melemah - 0...
Rona
Tips Menabung Emas Batangan...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.