Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

DBH CHT Mesti Bantu Petani dan Buruh

Foto : Istimewa

Perkebunan tembakau.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pemerintah diharapkan bisa menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) untuk membantu petani dan pekerja industri terkait yang terdampak pandemi Covid-19.

Berdasarkan fakta di lapangan, banyak pekerja industri yang mestinya mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari DBH CT ini, namun justru tak mendapatkannya.

"Untuk BLT saja, tidak semua pekerja dapat. Kami minta ini dimaksimalkan agar bisa membantu pekerja IHT yang terdampak," tegas Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI), Sudarto dalam konferensi persnya di Jakarta, Kamis (2/9).

Baca Juga :
Penyaluran BSU

Menurut dia, implementasi dari Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau kurang maksimal.

Dari DBHCHT tahun lalu saja misalnya, sebagian besar Pemerintah Daerah (Pemda) tidak menggunakannya sehingga sisa. "Mestinya ini bisa digunakan untuk pekerja (petani dan buruh pabrik) karena selama pandemi banyak yang dirumahkan, tetapi ternyata praktiknya di lapangan berbeda,"ujar dia.

Diketahui, berdasarkan APBN tahun 2021, rincian anggaran DBH CHT sebesar 3,47 trilliun rupiah. Lebih tinggi dari anggaran DBH CHT tahun 2020 yang mencapai 3,46 triliun rupiah. Alokasi dana itu akan disebar ke seluruh provinsi hingga kabupaten/ kota.




Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Fredrikus Wolgabrink Sabini

Komentar

Komentar
()

Top