Jumat, 28 Feb 2025, 06:26 WIB

Cek Kesehatan Gratis Butuh Edukasi Masyarakat

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair), Ernawaty.

Foto: Istimewa

JAKARTA - Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair), Ernawaty, mengatakan, program cek kesehatan gratis harus dibarengi dengan edukasi masyarakat ahar berjalan efektif. Menurutnya, beberapa tantangan besar dalam program ini yaitu rendahnya kesadaran masyarakat, serta stigma dan ketakutan. 

“Masyarakat cenderung lebih peduli terhadap kesehatannya jika ada stimulus yang menarik, seperti program gratis ini. Namun, efektivitasnya bergantung pada bagaimana program ini disosialisasikan dan diterapkan,” ujar Erna, dalam keterangan resminya, Kamis (27/2).

Dia mengingatkan, adanya program cek kesehatan gratis akan berdampak fasilitas dan tenaga kesehatan. Menurutnya, lonjakan jumlah pasien bakal terjadi dan dapat berpengaruh pada peningkatan beban kerja. 

Erna menekankan, kelompok rentan seperti lansia atau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan harus mendapat perhatian lebih. Menurutnya, lokasi-lokasi cek kesehatan gratis harus strategis.

“Aspek yang perlu diperhatikan adalah pada pemilihan lokasi yang strategis, metode komunikasi yang mudah dipahami, serta pengaturan fasilitas yang nyaman bagi mereka,” jelasnya. 

Dia menilai, program tersebut sesuai dengan visi Universal Health Coverage (UHC) dan kebijakan kesehatan nasional. Menurutnya, program cek kesehatan gratis menjadi penting karena menekankan pada deteksi dini dan pencegahan penyakit.

“Jika dilihat dalam konteks kesehatan preventif, maka didasari oleh beberapa faktor penting yang bermanfaat. Yaitu peningkatan akses masyarakat pada layanan kesehatan, pencegahan penyakit dengan deteksi dini, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan preventif dan gaya hidup sehat,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak termasuk ibu-ibu dalam mendukung program cek kesehatan gratis. Menurutnya, bantuan para ibu mampu membantu penyebarluasan informasi sehingga masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Peranan ibu-ibu sangat besar. Tanpa dukungan mereka, saya tidak akan bisa menyelesaikan tugas saya dengan baik,” katanya.

Menkes mengingatkan bahwa kesehatan bukan hanya soal mengobati penyakit, tetapi juga merupakan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, menjaga kesehatan masyarakat merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan besar Indonesia Emas 2045.

“Kita harus bersama-sama memastikan bahwa setiap individu di Indonesia memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang baik,” katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Tag Terkait:

Bagikan: