Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Cegah Jatuhnya Korban Jiwa, Kapolres Natuna Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Foto : ANTARA/HO-Humas Polres Natuna

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian berdialog dengan seorang pedagang di pasar tradisional setempat.

A   A   A   Pengaturan Font

Natuna - Kepala Polres Natuna, Kepulauan Riau AKBP Ike Krisnadian mengimbau seluruh masyarakat setempat, terutama di kawasan pantai, perbukitan, dan sedang melintas di jalan, untuk waspadaterhadap kondisi cuaca ekstrem saat ini.

"Warga yang berada di lokasi rawan bencana alam supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lanjutan dari cuaca ekstrem ini guna mencegah resiko adanya korban jiwa maupun kerusakan materiil yang cukup besar," kata dia diNatuna, Sabtu (31/7).

Dia mengajak masyarakat di pulau terluar Indonesia itu, tetap menjaga lingkungan sekitar, selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca, melakukan penanam kembali untuk meregenerasi hutan yang gundul, serta gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.

"Untuk para nelayan, diimbau sebaiknya hindari dulu kegiatan berlayar apabila terjadi cuaca ekstrem seperti ini," ujarnya.

Kepala Seksi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi, dan RekonstruksiDinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna Elkadar Lismanamengimbau masyarakat waspada angin kencang dan ketinggian gelombang saat ini yang mencapai empat hingga lima meter.

Menurut dia, cuaca ekstrem di Natuna berpotensi memicu puting beliung.

Selain itu, bahaya gelombang tinggi dapat mengancam kerusakan rumah warga, khususnya yang dibangun di permukaan air laut di pesisir pantai.

"Gelombang tinggi bisa memicu air laut pasang besar, bahkan merendam rumah warga di permukaan air laut di pesisir pantai," tuturnya.

Elkadar menyampaikan cuaca ekstrem di daerah perbatasan Laut China Selatan itu mulai terjadidalam beberapa pekan terakhir dan diprediksi bertahan hingga Agustus dan September 2021.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top