Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buntut Aksi Mogok Nakes, Jaksa Selidiki Dugaan Korupsi Dana BPJS Kesehatan di RSUD Namlea

📅 Senin, 23 Okt 2023, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Buntut Aksi Mogok Nakes, Jaksa Selidiki Dugaan Korupsi Dana BPJS Kesehatan di RSUD Namlea Doc: ANTARA/Aditya Ramadhan
Ket. RSU Namlea di Kabupaten Buru.

AMBON - Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Wahyudi Kareba mengatakan jaksa hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana korupsi dana BPJS Kesehatan 2020 hingga Juni 2023 pada RSUD Namlea, Kabupaten Buru.

"Untuk perkara dugaan korupsi BPJS Kesehatan di RSUD Namlea ini statusnya masih penyelidikan," kata Wahyudi di Ambon, Minggu (22/10).

Menurut dia, munculnya dugaan korupsi dana BPJS Kesehatan ini setelah sejumlah dokter spesialis bersama tenaga medis RSUD Namlea sejak pertengahan tahun ini melakukan aksi mogok kerja.

"Tindakan ini mereka lakukan akibat diduga para dokter spesialis dan tenaga medis belum mendapatkan hak-hak mereka," ucap Wahyudi.

Hak tenaga medis yang dimaksudkan berupa pembayaran insentif atau tunjangan tambahan penghasilan (TTP) yang belum dilakukan Pemerintah Kabupaten Buru.

"Karena status perkaranya masih di tahap penyelidikan maka jaksa baru sebatas melakukan pengumpulan data dengan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan," jelas Wahyudi.

Termasuk di antaranya Direktur RSUD Namlea dr. Helmy Koharjaya juga bakal dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Dana BPJS Kesehatan yang masuk ke kas daerah Pemkab Buru sejak 2020 hingga Juni 2023 disebutkan sekitar Rp26,5 miliar, namun para dokter spesialis dan tenaga media belum menerima hak-hak mereka," kata Wahyudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.