BNPT Sebut Terorisme Tumbuh dari Intoleransi
📅 Sabtu, 11 Nov 2023, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-BNPT RI.
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel menyebut bahwa orang Indonesia harus kuat agar tidak terpecah belah oleh paham radikalisme dan terorisme yang tumbuh dari sikap intoleransi.
"Kita bangsa Indonesia mampu membentuk persatuan dan kesatuan dari berbagai perbedaan. Kita harus duduk bersama dan bersinergi. Orang Indonesia harus kuat jangan sampai terpecah belah dengan paham radikalisme dan terorisme yang tumbuh dari bibit-bibit intoleransi," kata dia sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat (10/11).
Ia menyampaikan pesan tersebut saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Nasional Pencegahan Paham Radikalisme Bagi Mahasiswa Indonesia Menuju Generasi Emas 2045 di Universitas Semarang (USM), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/11).
Di hadapan ratusan mahasiswa USM, Rycko mengajak para generasi muda untuk menghargai perbedaan yang terwujud dalam sikap toleransi dan menjauhi segala bentuk intoleransi.
Dijelaskan Kepala BNPT, ciri-ciri dari intoleransi, antara lain, tidak mengenal dan menerima perbedaan, serta merasa paling benar dan menilai semua orang yang tidak seperti mereka itu salah. Sikap intoleransi tersebut tidak mungkin bisa diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rycko mengenang bahwa sejarah telah membuktikan dan mengajarkan kepada bangsa Indonesia bahwa negara ini dibentuk dan diperjuangkan oleh berbagai orang dari latar belakang suku dan agama yang berbeda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!