BMKG Catat Tiga Gempa Susulan di Kolaka Sultra yang Pusatnya di Darat
Foto: AntaraJakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat setidaknya ada tiga kali gempa susulan yang mengguncang Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan pusatnya berada di daratan pada Jumat malam ini.
Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG
Daryono di Jakarta, mengatakan bahwa ketiga gempa susulan itu berkekuatan 3,2 - 2,6 magnitudo yang terdeteksi sampai dengan pukul 22.00 Wita.
Gempa ini terjadi setelah sebelumnya tim BMKG mendeteksi adanya gempa yang berkekuatan 4,9 magnitudo pada pukul 21.37 Wita.
Berdasarkan hasil diseminasi data terbaru pusat gempa tersebut terletak di darat, pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat 4.06 LS, 121.81 BT atau berjarak 4,8 kilometer barat tenggara Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter maka, kata dia, gempa bumi tersebut adalah gempa dangkal yang dipicu akibat aktivitas Sesar Kolaka di tenggara Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur.
Gempa itu dideteksi mengguncang sejumlah daerah selama beberapa saat dengan skala intensitas II-IV MMI (pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi).
Antara lain di daerah Kolaka Timur (III-IV MMI), Kolaka (III-IV), Kolaka Utara, Bombana (III MMI), Lasusua (II MMI) Kendari (II MMI), Konawe (II MMI), Konawe Selatan (II MMI), Konawe Utara (II MMI).
"Hasil pemodelan menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami," kata Daryono.
Ia menambahkan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan kerusakan ringan pada dinding di Rumah Sakit SMS Berjaya - Kolaka, Sulawesi Tenggara.
BMKG menilai informasi rinci terkait dampak kerusakan akibat gempa ini perlu dipastikan lebih lanjut oleh otoritas terkait di Sulawesi Tenggara sehingga tidak terjadi kekeliruan.
Berita Trending
- 1 Daftar Nama Jemaah Haji Khusus Akan Transparan
- 2 Jangan Lupa Nonton, Film "Perayaan Mati Rasa" Kedepankan Pesan Tentang Cinta Keluarga
- 3 Sekolah Swasta Gratis Akan Diuji Coba di Jakarta
- 4 Perlu Dihemat, Anggaran Makan ASN Terlalu Besar Rp700 Miliar
- 5 Tetap Saja Marak, Satgas PASTI Kembali Blokir 796 Situs Pinjol dan Investasi Ilegal pada Oktober-Desember 2024
Berita Terkini
- Presiden Prabowo Akui Belajar Penghapusan Kemiskinan dari India
- Tegas! Unand Tak Beri Toleransi Dosen Plagiat
- Kemenkomdigi Jalin Kerja Sama Strategis di Bidang Digital dengan India
- Rel Kereta Ambles, KAI Daop Semarang: 10 Perjalanan KA Dibatalkan
- Gelar Kuliah Umum, PIP Semarang Hadirkan Ketua Alumni Lintas Kampus Pelayaran