Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Sejarah Kemaritiman

Berkembangnya Budaya Afro-Portugis

Foto : afp/ ANDREW CABALLERO
A   A   A   Pengaturan Font

Pengaruh budaya lainnya datang dari kapal-kapal Portugis yang berlayar dari Timur yang singgah di pulau-pulau tersebut dalam perjalanan kembali ke Eropa. Sebagai persimpangan utama antara kerajaan Portugis di Afrika, Amerika, dan India, Kepulauan Cape Verde tentu saja merupakan tempat perpaduan budaya.

Sementara itu kekayaan yang mengalir melalui pulau-pulau tersebut dan nilai strategisnya menarik perhatian yang tidak semata diinginkan dari negara-negara Eropa lainnya, terutama Inggris dan Spanyol, tetapi juga bajak laut dari berbagai negara. Bajak laut menyerang pada 1541, dan Inggris datang pada tahun 1585 dan 1592.

Serangan Inggris pertama dipimpin oleh Francis Drake (yang hidup 1540-1596 M) dan mengakibatkan penyingkiran beberapa pemukiman di Santiago. Serangan terakhir ini berkembang sejak Philip II dari Spanyol (memerintah 1556-1598) mengambil alih Portugis pada 1580 sehingga kepulauan ini dipandang sebagai sasaran sah musuh-musuh Spanyol.

Pada 1598, armada Belanda menyerang pulau-pulau tersebut ketika persaingan internasional di Afrika barat menjadi semakin ketat. Jalur perdagangan pun berpindah ke jalur langsung antara Eropa dan Afrika barat sehingga pulau-pulau tersebut mengalami kemunduran. hay/I-1


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Haryo Brono

Komentar

Komentar
()

Top