Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira Semoga Segera Bebas Covid-19, Tersisa 10 Kabupaten Zona Oranye di Sulsel

📅 Kamis, 16 Sep 2021, 07:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira Semoga Segera Bebas Covid-19, Tersisa 10 Kabupaten Zona Oranye di Sulsel Doc: ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel
Ket. Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah mengecek fasilitas Mobile Combat PCR COVID-19di Makassar, Rabu(12/8).

Makassar - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Sulawesi Selatan melansir bahwa tersisa 10 kabupaten/kota yang masih berada di zona oranye penyebaran kasus COVID-19 hingga 15 September 2021.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel Husny Thamrin di Makassar, Rabu mengemukakan bahwa tidak ada lagi wilayah Sulsel yang masuk dalam zona merah dan lebih banyak berada di zona hijau atau resiko rendah.

"Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, 14 daerah sudah di zona hijau, ini menandakan kasus COVID-19 lambat laun memang melandai di Sulsel. Termasuk pada penambahan jumlah kematian yang angkanya terus menurun," ujar Husny.

Adapun 10 daerah yang masih dalam zona oranye yakni Kota Makassar, Kota Parepare, Kabupaten Tana Toraja, Bulukumba, Wajo, Enrekang, Soppeng, Luwu Timur, Luwu Utara dan Palopo.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Sulsel, Makassar masih menjadi wilayah dengan angka kasus terbesar yakni bertambah 36 orang, kemudian disusul Kabupaten Sinjai 26 orang, lalu Tana Toraja menyumbang kasus positif 17 orang.

"Penambahan kasus sudah lebih melandai dibanding Juli-Agustus lalu. Beberapa kabupaten malah 1 kasus barunya, dan kita harapkan terus menurun. Tapi tracing juga tetap usahakan," urai Husny.

Pada 15 September ini, Satgas Sulsel mencatat penambahan kasus 154 orang dari 5.028 spesimen yang diperiksa. Sementara pasien sembuh bertambah 167 orang dan kasus kematian tiga orang sehingga total kematian akibat COVID-19 Sulsel mencapai 2.152 orang.

Tingginya angka kematian di Sulsel mengakibatkan Pemprov Sulsel harus menambah pemakaman khusus bagi pasien COVID-19. Setelah pekuburan Macanda Gowa, Pemprov Sulsel kembali menyiapkan Tempat Pemakaman Khusus bagi pasien COVID-19 di Paccelekang Gowa seluas 2 hektare.

"Kita siapkan itu 2 hektare dan itu tanah Pemprov Sulsel. Kalau banyak yang meninggal, itu akan diperluas karena di situ masih banyak tanah milik Pemprov Sulsel," tambah Ketua Koordinator Posko Satgas COVID-19 Sulawesi Selatan dr Arman Bausat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Kualitas Udara Palangka Ray...
Daerah
Korban Gempa NTT Masih Ting...
Ekonomi
Fantastis! Misi Dagang Sumu...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.