Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Gembira, Pedagang Bendera di Cianjur Raup Keuntungan Rp300 Ribu Per Hari

📅 Kamis, 10 Agu 2023, 21:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Pedagang Bendera di Cianjur Raup Keuntungan Rp300 Ribu Per Hari Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Pedagang bendera musiman di Jalan Abdulah bin Nuh, Cianjur, Jawa Barat meraup keuntungan yang cukup tinggi setiap harinya, dengan menjual puluhan bendera dan ratusan umbul-umbul.

Cianjur - Berita gembira, pedagang bendera musiman pada jalur protokol di Cianjur, Jawa Barat mengaku dapat meraup keuntungan sekitar Rp300 ribu per hari dengan menjual puluhan bendera dan seratusan umbul-umbul serta pernik lainnya menjelang HUT ke-78 Kemerdekaan RI tahun 2023.

Pedagang bendera di Jalan Abdulahbin Nuh, CianjurZaenal (36), di Cianjur, Kamis, mengatakan sejak membuka lapak dadakan sepekan terakhir, dia sudah meraup keuntungan hingga ratusan ribu rupiah, dengan pembeli yang datang berasal dari kalangan pegawai negeri dan umum.

"Kalau kalangan pegawai negeri lebih banyak membeli dengan jumlah yang cukup banyak mulai dari bendera ukuran besar, umbul-umbul dan bendera hias, saya menjual pernak pernik bendera mulai dari Rp25 ribu sampai dengan Rp250 ribu untuk bendera hias," katanya pula.

Dia menjelaskan, angka penjualan cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang sejak membuka lapak dadakan di pinggir jalan sampai tanggal 17 Agustus 2022, hanya bisa menjual sekitar puluhan bendera dan seratusan umbul-umbul.

Sedangkan pada tahun ini, setelah membuka lapak selama satu pekan, sudah lebih dari 200 buah bendera berbagai ukuran yang terjual, dan 600 buah umbul-umbul serta 150 bendera hias dengan keuntungan rata-rata per hari di angka Rp300 ribu.

"Saya mendapat pasokan dari perajin di Kabupaten Garut, selama tujuh tahun berturut-turut saya sudah berjualan bendera di Jalan Abdulahbin Nuh, tepatnya di depan Kantor DPRD Cianjur, baru tahun ini penjualan meningkat tajam," katanya lagi.

Sementara pedagang pohon pinang yang biasa dipakai untuk perlombaan pada HUT RI setiap tahunnya di Cianjur, seperti menghilang karena sebagian besar warga memilih menggunakan batang bambu untuk menggelar lomba ketangkasan memanjat berhadiah karena mudah didapat.

Tokoh warga Kelurahan SawahgedeEka Merdeka mengatakan sejak beberapa tahun terakhir lomba panjat pinang di Cianjur tidak lagi menggunakan pohon pinang, diganti dengan batang bambu yang memiliki ukuran besar karena tidak perlu mengeluarkan biaya.

"Sudah lama juga tidak pakai pohon pinang, karena susah didapat diganti dengan pohon bambu yang dapat dengan mudah dicari. Setiap HUT RI di Kelurahan Sawahgede selalu digelar lomba panjat pohon bambu yang di atasnya terdapat berbagai hadiah menarik," kata dia pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.