Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berikut Tips Sehat dari IDI Cianjur Agar Kamu Terhindar dari Vulvovaginitis

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Berikut Tips Sehat dari IDI Cianjur Agar Kamu Terhindar dari Vulvovaginitis Doc: EyeEm dari Freepik

Vulvovaginitis adalah salah satu kondisi kesehatan yang sering ditemui pada wanita, terutama yang memengaruhi bagian luar alat kelamin, yaitu vulva, serta area dalam vagina. Secara umum, vulvovaginitis merujuk pada iritasi atau peradangan yang terjadi pada kedua area ini, dan dapat dialami oleh wanita dari segala usia, mulai dari anak-anak hingga remaja.

Penyakit ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi bakteri, jamur, iritasi kimiawi, atau bahkan alergi terhadap produk tertentu. Gejalanya pun beragam, mulai dari rasa gatal, nyeri, hingga keluarnya cairan tidak normal. Meskipun tidak selalu berbahaya, vulvovaginitis dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya jika tidak ditangani dengan tepat.

Di tengah tantangan ini, keberadaan organisasi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cianjur idicianjur.org menjadi sangat berarti. Sebagai cabang dari organisasi profesi kedokteran, IDI Cianjur berkomitmen untuk memberikan edukasi kesehatan serta konsultasi gratis bagi individu yang mengalami gangguan kesehatan, termasuk vulvovaginitis.

Lalu apa saja ciri-ciri seseorang memiliki penyakit vulvovaginitis?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cianjur menjelaskan vulvovaginitis adalah kondisi peradangan yang terjadi pada vulva dan vagina, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah ciri-ciri seseorang menderita penyakit vulvovaginitis meliputi:

1. Keputihan tidak normal

Warna, bau, dan jumlah cairan keputihan yang keluar dari vagina dapat menjadi tanda penyakit vulvovaginitis. Keputihan dapat berwarna putih atau kuning kehijauan dengan bau yang seringkali tidak sedap.

2. Rasa gatal dan iritasi

Penderita vulvovaginitis akan mengalami nyeri dan gatal di organ intim mereka. Terutama pada bagian vagina dan area sekitarnya, yang dikenal sebagai vulva. Gatal atau iritasi organ intim ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan berpotensi mengancam kesehatan.

3. Nyeri saat berhubungan seksual

Bagi sebagian wanita, berhubungan seksual dengan pasangannya dapat menyebabkan rasa sakit. Peradangan dinding vagina dapat menyebabkan nyeri atau ketidaknyamanan saat berhubungan intim, yang memerlukan perawatan medis.

4. Nyeri saat buang air kecil

Pada sebagian wanita juga terjadi nyeri saat buang air kecil. Ini disebut disuria, dan dapat terjadi karena iritasi di area genital. Disuria secara umum lebih dikenal dengan sebutan anyang-anyangan.

5. Kemerahan dan pembengkakan pada organ intim

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.