Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Kolaborasi Lembaga/Guru Menjadi Ujung Tombak Perubahan

Bekasi Akselerasi Digitalisasi Pendidikan

Foto : ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka program percepatan digitalisasi sekolah berkolaborasi dengan Google Indonesia di Aula Gedung Diskominfosantik, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, Selasa (5/9).

A   A   A   Pengaturan Font

BEKASI - Guna mengakselerasi program digitalisasi dalam satuan pendidikan lingkup sekolah, Pemerintah Kabupaten Bekasi menggandeng Google Indonesia. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengatakan Google memiliki peran besar dalam dunia pendidikan di era digitalisasi.

"Maka, program pelatihan untuk guru dan kepala sekolah akan lebih mampu mengakselerasikan serta membuka akses ruang belajar secara digital kepada para murid," ujar Dani, Rabu (6/9). Program ini sangat relevan. Guru adalah ujung tombak dan agen perubahan.

Mereka bisa membawa generasi mendatang bisa lebih go digital dan "melek" digital karena sekarang menjadi kompetensi utama. Dani mendorong akselerasi digitalisasi lingkungan satuan pendidikan lebih dikuatkan lagi ke depan, baik melalui bantuan Google maupun narasumber lain untuk peningkatan kompetensi.

"Kalau kualitas guru meningkat, kemampuan murid juga ikut naik. Peningkatan kompetensi diharapkan mampu dilakukan tahun depan baik dari sisi perangkat teknologi maupun anggaran," katanya.

Menurut Dani, anggaran pusat, provinsi, mungkin dari APBD bisa lebih diprioritaskan ke sana, juga stakeholderlain dari industri atau swasta bisa membantu. Ini harus digali. Ini termasuk juga dari kendala sisi orang tua murid yang masih berpandangan merepotkan seperti harus punyawifi dan kuota.

Country Lead Google for Education Indonesia, Olivia Basrin, mengatakan generasi sekarang, sejak lahir memang telah terbiasa dengan teknologi digital. Maka, para siswa maupun guru perlu diajarkan kemampuan untuk bisa mengoperasikan teknologi dalam pembelajaran.

Maka, Olivia mengatakan kegiatan hari ini untuk membantu dari sisi penguatan guru agar mereka nanti tahu. Misalnya, ruang kelas mau dipersiapkan seperti apa. Proses belajar mengajarnya bagaimana. Apa yang dilakukan siswa dan guru. Dengan begitu, sarana yang sudah disediakan dalam belajar.id ini bisa dimanfaatkan secara optimal.

Lebih jauh, Olivia menuturkan Google Indonesia memiliki program sertifikasi guru, namanya Google Sertified Educator yang berlaku secara Internasional. Sertifikat ini dapat membantu para guru memperluas ruang mengajar secara digital, sampai mengajukan untuk mengajar di sekolah lain.

Dia merinci di Kabupaten Bekasi ada 84 guru bersertifikat demikian. Tiga di antaranyacertified trainer. Jadi, kita punya sertifikat level 1 dan 2. Itu yang dasar. Sedangkan untuk trainer berlevel 3. "Sertifikasi ini diakui secara internasional. Sertifikasi ini layaknyamicro credentialsyang dikumpulkan profesi-profesi lain," ujar Olivia.

Sementara itu, Kabupaten Bekasi juga tengah diramaikan masalah hukum. Ini khususnya, setelah penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, memeriksa Wakil Ketua DPRD, Soleman. Dia diperiksa karena diduga menerima gratifikasi mobil mewah: Mitsubishi Pajero dan BMW dari pihak swasta.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi itu dicecar puluhan pertanyaan selama tujuh jam lebih oleh penyidik. Ini menjadi pemanggilan pemeriksaan kedua bagi Soleman.

"Penyidik kejari telah memeriksa Soleman sebagai saksi atas laporan dugaan tipikor menerima gratifikasi dua mobil mewah dari kontraktor berinisial RS," kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Kabupaten Bekasi, Ronald Thomas Mendrofa.


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top