Rybakina Mundur, Persaingan WTA Finals Berubah

Senin, 09 Nov 2026, 01:35 WIB

INDIAN WELLS – Persaingan menuju gelar juara WTA Finals 2026 di Indian Wells, California, mengalami perubahan besar menjelang pertandingan pembuka, Senin (9/11) pagi WIB. Petenis nomor satu dunia sekaligus juara bertahan Elena Rybakina terpaksa mengundurkan diri akibat infeksi virus. Mundurnya petenis Kazakhstan itu membuka jalan bagi petenis Ukraina Marta Kostyuk untuk tampil sebagai peserta pengganti pertama.

Rybakina mengumumkan keputusannya pada hari Minggu. Dia mengaku kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk kembali bertanding setelah menjalani musim yang melelahkan. Petenis berusia 27 tahun itu memilih beristirahat dan memulihkan kebugaran demi mempersiapkan diri menghadapi musim 2027.

Ket. Foto: Elena Rybakina — Sumber: afp/Matthew Stockman/Getty Images

“Saya sangat sedih harus menyampaikan kepada para penggemar dan pendukung terpaksa mundur dari WTA Finals tahun ini. Saya menjalani musim yang luar biasa, tetapi kondisi tubuh belum siap untuk kembali berkompetisi,” ujar Rybakina dalam pernyataan resminya.

Keputusan tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi penyelenggara. Rybakina datang dengan status juara bertahan setelah tampil sempurna di WTA Finals 2025 di Riyadh, Arab Saudi. Tahun ini, dia juga mencatat pencapaian luar biasa dengan merebut gelar Australia Open pada bulan Januari dan US Open di bulan September.

Kemenangan di New York atas Aryna Sabalenka mengantarkannya ke puncak peringkat dunia untuk pertama kalinya. Dia kini mengoleksi tiga gelar Grand Slam, termasuk Wimbledon 2022. Namun, gangguan kebugaran mulai menghambat langkahnya. Bulan lalu, Rybakina mundur dari Pan Pacific Open di Tokyo akibat cedera leher, sehari setelah memastikan diri sebagai petenis nomor satu dunia di akhir musim.

Kostyuk kini memperoleh kesempatan menggantikan Rybakina di Grup Satu. Kehadirannya langsung menghadirkan duel menarik melawan Linda Noskova di pertandingan pembuka. Kedua petenis sama-sama mengoleksi 35 kemenangan sepanjang musim 2026 dan akan menjalani debut di turnamen penutup tahun tersebut.

Noskova memiliki keunggulan tipis dalam rekor pertemuan dengan Kostyuk, yakni 2-1. Pertemuan terakhir mereka berlangsung di babak keempat US Open, ketika Noskova menang 7-5, 5-7, 6-4. Sebelumnya, keduanya saling mengalahkan di lapangan rumput dan tanah liat.

Noskova mengakui musim ini menjadi periode penting dalam perkembangan kariernya. Ia mampu tampil konsisten di berbagai permukaan lapangan dan berharap pengalaman tersebut menjadi modal menghadapi persaingan ketat di Indian Wells. “Ini merupakan turnamen paling kompetitif yang bisa dimainkan seorang petenis sepanjang tahun. Bahkan, Anda bisa kalah dalam satu pertandingan tetapi tetap menjadi juara. Situasi seperti itu sangat menarik karena menguji semangat juang,” ujar Noskova. 

  • WTA Finals

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.