Arsenal Kokoh Di Puncak, Madrid Tempel Barca

Senin, 09 Nov 2026, 01:20 WIB

LONDON – Persaingan perebutan gelar Liga Inggris mulai memperlihatkan arah yang menguntungkan Arsenal. Ketika The Gunners terus mengumpulkan kemenangan, Manchester City justru kehilangan momentum setelah menelan kekalahan ketiga secara beruntun. Situasi kontras tersebut membuat tim asuhan Mikel Arteta semakin nyaman di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin.

Arsenal memang belum sepenuhnya meyakinkan. Kemenangan 1-0 atas Hull City, Minggu (8/11) dini hari WIB, kembali memperlihatkan persoalan klasik mereka dalam menyelesaikan peluang. Namun, kemampuan meraih tiga poin ketika permainan tidak berjalan ideal menjadi modal penting dalam perburuan gelar.

Ket. Foto: Gelandang Arsenal Martin Odegaard merayakan gol pertama timnya saat menghadapi Hull City di Stadion Emirates, London — Sumber: AFP/Henry Nicholls

Gol Martin Odegaard pada menit ke-72 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung lebih sulit daripada perkiraan. Kapten Arsenal itu menyambar bola muntah hasil tembakan Noni Madueke yang gagal diamankan kiper Hull, Konstantinos Tzolakis.

Arsenal sebenarnya mendominasi pertandingan dengan melepaskan 21 percobaan ke arah gawang. Namun, hanya satu yang berhasil dikonversi menjadi gol. Sejumlah peluang emas, termasuk situasi satu lawan satu dengan penjaga gawang, terbuang percuma.

Pelatih Mikel Arteta mengakui efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah timnya. Ia menginginkan Arsenal mampu menciptakan keunggulan lebih besar sehingga tidak harus menghadapi tekanan hingga menit-menit terakhir. “Kami harus lebih efisien. Ketika mendapatkan peluang, kami harus menyelesaikannya. Terkadang kami juga perlu bermain lebih pragmatis,” ujar Arteta.

Kemenangan atas Hull menjadi yang kelima secara beruntun di Liga Inggris sejak kekalahan dari Brighton & Hove Albion. Arsenal kini mengoleksi 27 poin dari 10 pertandingan, hasil sembilan kemenangan dan satu kekalahan. Konsistensi tersebut menempatkan mereka enam angka di depan Manchester City.

Arteta memberikan apresiasi kepada para pemainnya, tetapi mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang. Jeda internasional menjadi kesempatan untuk mengevaluasi sejumlah kekurangan sebelum menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.

Di sisi lain, Manchester City justru mengalami kemunduran serius. Kekalahan 1-3 dari Nottingham Forest di City Ground memperpanjang tren negatif pasukan Enzo Maresca menjadi tiga kekalahan beruntun. City datang dengan ambisi memangkas jarak dari Arsenal, tetapi justru dibuat tak berdaya pada babak pertama. Gol Jair Cunha dan Liam Delap membawa Forest unggul 2-0 hanya dalam 18 menit.

Permainan City membaik selepas turun minum. Rayan Cherki memperkecil ketertinggalan melalui tembakan keras yang menghujam bagian atas gawang. Akan tetapi, kebangkitan tersebut tidak bertahan lama. Delap kembali mencetak gol pada menit ke-73 melalui tembakan kaki kiri yang gagal dijangkau Gianluigi Donnarumma.

Pelatih City Enzo Maresca mengakui timnya tidak mampu mengimbangi intensitas Forest pada babak pertama. Ia berharap jeda internasional bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki keseimbangan permainan setelah sebelumnya mencatat tujuh kemenangan beruntun.

Sebaliknya, pelatih Forest Oliver Glasner memuji energi dan semangat para pemainnya. Kemenangan ini terasa istimewa karena mereka sebelumnya belum pernah mencetak gol kandang di Liga Inggris musim ini. Selain persoalan performa, City juga masih dibayangi proses hukum terkait lebih dari 100 dugaan pelanggaran aturan finansial Liga Primer. Pengurangan poin menjadi salah satu kemungkinan hukuman yang dapat dijatuhkan.

La Liga

Persaingan gelar di Spanyol juga semakin memanas. Real Madrid menyamai perolehan poin Barcelona untuk sementara setelah menundukkan Valencia 3-0 di Mestalla. Kemenangan tersebut memperpanjang catatan impresif Los Blancos menjadi delapan kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

Federico Valverde membuka keunggulan melalui tembakan keras dari luar kotak penalti setelah tendangan bebas Kylian Mbappe membentur pagar betis. Arda Guler kemudian menggandakan skor setelah memanfaatkan bola hasil umpan Jude Bellingham yang berubah arah.

Madrid sempat kesulitan menambah keunggulan karena sejumlah peluang Mbappe dan Bellingham digagalkan kiper Stole Dimitrievski. Namun, dominasi tim tamu akhirnya membuahkan gol ketiga ketika Mbappe menyelesaikan umpan terobosan Guler pada babak kedua.

Gol tersebut memperpanjang rekor Mbappe yang selalu mencetak gol dalam tujuh penampilan terakhir bersama Madrid. Penyerang Prancis itu kini telah mengoleksi 13 gol di La Liga dan 17 gol dalam 16 pertandingan di seluruh kompetisi.

Pelatih Madrid Jose Mourinho menilai tim asuhannya menunjukkan kematangan dalam menghadapi tekanan. Ia menegaskan para pemain tidak kehilangan keseimbangan setelah kekalahan dari Atletico Madrid pada tanggal 20 September, yang kemudian diikuti rentetan kemenangan.

Madrid tampil tanpa Vinicius Junior yang menjalani pertandingan terakhir dari hukuman larangan bermain empat laga. Namun, absennya pemain Brasil itu tidak mengurangi daya gedor Los Blancos.

Valencia semakin terpuruk setelah kapten Jose Gaya menerima kartu merah sekitar 10 menit sebelum pertandingan berakhir akibat tekel terlambat terhadap Mbappe. Kekalahan tersebut membuat Valencia tertahan di peringkat ke-19, satu poin dari zona aman. 

  • hasil liga inggris

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.