Tuchel Akui Hubungan dengan Bellingham Sempat Memanas, Kini Kembali Harmonis

Minggu, 08 Nov 2026, 00:10 WIB

LONDON – Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan hubungannya dengan gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, yang sempat mengalami pasang surut kini berada dalam kondisi baik. Keduanya perlahan menemukan keharmonisan setelah melalui sejumlah ketegangan selama bekerja sama di tim nasional.

Hubungan Tuchel dan Bellingham memang tidak selalu berjalan mulus sejak pelatih asal Jerman itu mengambil alih kendali timnas Inggris pada tahun 2025.

Ket. Foto: Thomas Tuchel. — Sumber: Goal

Bellingham bahkan sempat kehilangan tempat di tim utama Inggris menjelang Piala Dunia. Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai peluang gelandang berusia 23 tahun itu untuk masuk skuad turnamen yang digelar di Amerika Utara.

Ketegangan keduanya juga sempat menjadi perhatian publik setelah Tuchel harus menyampaikan permintaan maaf tahun lalu. Ketika itu, ia mengungkapkan bahwa ibunya menganggap beberapa perilaku Bellingham di lapangan sebagai sesuatu yang "menjijikkan".

Meski demikian, Tuchel akhirnya kembali memberikan kepercayaan kepada Bellingham untuk masuk susunan pemain utama. Keputusan tersebut terbayar dengan penampilan impresif sang gelandang yang membantu Inggris melaju hingga semifinal Piala Dunia.

Tuchel mengakui hubungan mereka memang sempat mengalami dinamika, tetapi kini sudah jauh lebih baik. "Hubungan kami memang sedikit naik turun, tentu saja. Namun, sekarang kami berada dalam kondisi yang baik," ujar Tuchel.

"Saya senang menjadi pelatihnya. Dia pemain kelas atas dan sangat berpengaruh bagi tim. Menurut saya, hubungan ini berjalan dua arah."

Tuchel juga menilai kenyamanan Bellingham menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga performanya.

"Jika Jude tidak merasa nyaman, dia tidak akan mampu tampil pada level seperti sekarang," tambahnya.

Hubungan Tuchel dengan keluarga Bellingham tampaknya semakin membaik setelah ia memasukkan adik Jude, Jobe Bellingham, ke dalam skuad Inggris untuk menghadapi Kroasia dan Spanyol pada pertandingan UEFA Nations League mendatang.

Jobe, yang kini memperkuat Borussia Dortmund, berpeluang mencatatkan debut bersama kakaknya di tim nasional senior Inggris.

Jika kesempatan tersebut terwujud, keduanya akan menjadi pasangan kakak-adik pertama yang bermain bersama untuk Inggris sejak Gary Neville dan Phil Neville pada 2007.

Bagi Jude, kesempatan tampil bersama sang adik merupakan impian besar yang pernah ia ungkapkan secara terbuka.

Tuchel mengingat bahwa dirinya pernah berbicara dengan Jobe saat gelandang muda itu pertama kali mengikuti pemusatan latihan di bawah kepemimpinannya. Ketika itu, sang pelatih berharap suatu hari nanti kedua bersaudara tersebut bisa bermain bersama untuk Inggris.

Perkembangan pesat Jobe di Borussia Dortmund akhirnya membuat impian tersebut semakin dekat menjadi kenyataan. Dukungan Jude juga turut berperan dalam proses itu.

"Kami pernah membicarakan adiknya karena saya tahu dan menyadari bahwa hal tersebut selalu menjadi impiannya," kata Tuchel.

"Jude selalu mengatakan kepada saya, 'Perhatikan dia, perhatikan dia. Dia pemain bagus dan bisa mendapat kesempatan!' Saya biasanya menjawab, 'Ya, ya, kami sedang memantaunya'."

Percakapan tersebut memperlihatkan betapa besar kepercayaan Jude terhadap kemampuan adiknya. Pada saat yang sama, hal itu juga mencerminkan hubungan yang semakin positif antara sang gelandang dan Tuchel.

Pelatih asal Jerman itu mengaku kini melihat perubahan sikap Bellingham ketika bergabung dengan tim nasional.

"Saat ini, Anda bisa melihat dia senang datang ke pemusatan latihan, nyaman dengan peran yang dimilikinya, dan sepenuhnya berkomitmen kepada tim," tutur Tuchel.

"Sekarang kami memiliki kesempatan untuk memanggil keduanya. Ini merupakan langkah berikutnya."

Bagi Inggris, kehadiran Jude dan Jobe sekaligus membuka peluang menghadirkan kombinasi kakak-adik yang telah lama dinantikan. Sementara bagi Tuchel, membaiknya hubungan dengan Jude menjadi modal penting dalam menjaga kekompakan skuad menjelang agenda internasional berikutnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.