Pemprov Bali Salurkan Bantuan Sosial Penanganan Bencana Rp811 Juta ke Jembrana
Minggu, 08 Nov 2026, 15:19 WIBDENPASAR â Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menyalurkan bantuan sosial penanganan bencana dan penguatan ekonomi dengan total mencapai Rp811,5 juta kepada masyarakat Kabupaten Jembrana sepanjang tahun 2026.
"Ini adalah wujud implementasi program Gubernur Bali, salah satunya dalam penanganan bencana, atas nama Pemprov Bali kami memberikan bantuan sesuai dengan kerugian yang dialami masyarakat akibat bencana," kata Wagub Giri Prasta dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Minggu.
Berdasarkan data Pemprov Bali, akumulasi bantuan Rp811,5 juta tersebut disalurkan melalui 10 tahap penyerahan sejak awal tahun 2026 hingga bulan November 2026.
Wagub Giri menyebut sebelum penyerahan tahap ke 10, Pemprov Bali telah memfasilitasi sembilan kali penyerahan bantuan sosial serupa di Kabupaten Jembrana dengan nilai keseluruhan mencapai Rp507,5 juta.
Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi Rp811,5 juta setelah Pemprov Bali menyalurkan bantuan sosial tahap kesepuluh senilai Rp304 juta pada Kamis (5/11) lalu.
Ia mengatakan penyaluran bantuan sosial secara berkelanjutan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah serta mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga.
Pada penyerahan tahap ke-10 ini, dana sebesar Rp304 juta dialokasikan untuk perbaikan rumah tiga warga korban kebakaran senilai Rp98 juta dan penguatan ekonomi sebesar Rp206 juta bagi 27 penerima manfaat.
Bantuan perbaikan rumah diserahkan secara simbolis kepada para korban kebakaran dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan kondisi kerusakan bangunan.
Adapun penerima bantuan perbaikan rumah terbesar diserahkan kepada I Kadek Dwi Loka Wijaya, warga Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan sebesar Rp50 juta untuk merenovasi rumah dan balai sari yang mengalami kerusakan berat.
Selanjutnya Ahmad Kurniawan, warga Banjar Anyar, Desa Air Kuning menerima bantuan senilai Rp25 juta untuk perbaikan rumah dengan kategori rusak sedang.
Sementara I Ketut Sumerta, warga Banjar Ketiman, Desa Manistutu menerima bantuan sebesar Rp23 juta untuk perbaikan rumah yang juga mengalami kerusakan sedang.
Di luar alokasi bantuan perbaikan rumah tersebut, Wagub Giri turut menyerahkan bantuan tambahan secara pribadi senilai Rp2 juta kepada I Ketut Sumerta.
"Bantuan ini sudah dipergunakan untuk membangun kembali rumah yang sebelumnya terkena bencana, semoga rumah yang dibangun ini bisa dijadikan tempat beraktivitas yang aman dan nyaman," ujar wagub.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan tempat tinggal agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
Selain bantuan fisik pemulihan tempat tinggal, Pemprov Bali menyalurkan bantuan penguatan ekonomi sebesar Rp206 juta kepada 27 penerima manfaat di Kabupaten Jembrana guna menyokong keberlanjutan usaha dan kehidupan ekonomi masyarakat pascabencana.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Trump Desak Raksasa Minyak Turunkan Harga BBM
-
Norwegia Alokasikan Dana Kemanusiaan 13 Juta Dollar AS untuk Palestina
-
Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis
-
Calon Peserta Pelatihan Kerja Ikuti Tes Seleksi di PPKD Jakarta Timur
-
Tak Main-Main! Gubernur Babel Bakal Tutup SPBU yang Menyalahgunakan BBM Subsidi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.