- Home
-
- Megapolitan
-
- Wali Kota Bekasi Ajak 1.50...
Wali Kota Bekasi Ajak 1.500 ASN Borong Dagangan Pasar Tradisional Ini Dampaknya
Sabtu, 07 Nov 2026, 00:11 WIBKota Bekasi - Sejumlah pedagang mengapresiasi gerakan belanja ramai-ramai ke pasar rakyat (Gebrak Pasar) sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat untuk meningkatkan daya beli dengan mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk bertransaksi di pasar tradisional.
Pedagang Pasar Baru Kota Bekasi Hendi menyebut program pemerintah daerah ini membawa dampak positif terhadap aktivitas pasar rakyat yang semakin ramai sehingga transaksi jual beli turut meningkat drastis.
"Kondisi pasar jadi sangat ramai dan banyak pembeli. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota. Sekarang pasar terasa lebih tertata dan pengunjung juga berangsur semakin ramai," katanya di Bekasi, Jumat (6/11).
Pedagang lain Imas bahkan mengaku kaget saat lapaknya didatangi ratusan pegawai negeri Pemkot Bekasi untuk berbelanja. Kondisi ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya bagi para pedagang.
"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berjalan supaya pedagang kecil seperti kami semakin terbantu. Terima kasih Pemkot Bekasi, Pak Wali Kota Bekasi, beliau juga ikut borong tadi, alhamdulillah," ucap dia.
Kegiatan Gebrak Pasar untuk kali kedua ini diikuti 1.500 ASN Pemkot Bekasi sebagai bentuk dukungan kepada para pedagang pasar tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan maupun aktivitas ekonomi.
Kehadiran para ASN di sejumlah kios dan lapak pedagang pasar rakyat ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas jual beli serta memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi para pelaku usaha di Pasar Baru.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan Gebrak Pasar merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pedagang pasar rakyat yang berperan penting menopang ekonomi daerah.
"Melalui Gebrak Pasar, kita ingin mengajak seluruh ASN untuk ikut menghidupkan pasar rakyat. Kehadiran kita bukan sekadar belanja bersama tetapi juga bentuk dukungan nyata agar roda perekonomian para pedagang terus bergerak," ujarnya.
Dia berharap agenda bulanan ini bisa menjadi kegiatan rutin sehingga memberikan manfaat berkelanjutan guna memastikan pasar rakyat tetap menjadi ruang ekonomi aktif, nyaman dan mampu bersaing.
"Kami meyakini gerakan ini memberikan dampak ekonomi yang baik bagi Kota Bekasi. Harapannya, semakin banyak masyarakat datang dan belanja di pasar tradisional sehingga pendapatan pedagang ikut meningkat dan pasar semakin ramai," katanya.
Dirinya juga memastikan agenda ini akan dilanjutkan dengan menyasar sejumlah pasar rakyat lain secara bergantian agar manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan bagi pedagang Pasar Baru namun juga pelaku usaha kecil di pasar-pasar lainnya.
Pemkot Bekasi melalui gerakan kolaborasi pemerintah dengan jajaran aparatur, pedagang serta masyarakat ini berharap mampu menumbuhkan semangat bersama untuk mencintai serta menghidupkan pasar rakyat yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Saya ini gerakan ini tidak hanya sekadar menjadi seremoni belanja bersama. Lebih dari itu, kita berharap Gebrak Pasar mampu memperkuat ekonomi lokal Kota Bekasi," kata dia.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini
-
LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan
-
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ada SIM Keliling di Lima Lokasi Jakarta
-
Ubah Sel Darah Tua Jadi Sel Saraf Muda
-
Promosikan Wisata Pecinan Glodok, Pemkot Jakbar Gandeng 40 Konten Kreator
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.