Tingkatkan Budaya Baca, Pertamina Trading and Services Hadirkan Pojok Baca di Aceh Barat

Sabtu, 07 Nov 2026, 20:38 WIB

BANDA ACEH – PT Pertamina Trading and Services menghadirkan Pojok Baca di dua Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Aceh Barat sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini.

“Dukungan terhadap pendidikan merupakan salah satu bentuk investasi sosial perusahaan untuk menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan,” kata Corporate Secretary & Legal Manager PT Pertamina Trading and Services, Pramanti Putri dalam keterangan di Banda Aceh, Sabtu (07/11).

Ket. Foto: Para siswa terlihat sedang serius membaca buku di perpustakaan sekolah di Aceh Barat. — Sumber: ANTARA

Ia menjelaskan penyaluran bantuan sarana perpustakaan dan buku bacaan untuk Program Pojok Baca diberikan kepada SDN Langung dan SDN Peunaga, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (30/10).

Ia mengatakan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), Pertamina Trading and Services melakukan penataan ruang menjadi pojok baca yang lebih nyaman dan menarik, mulai dari pengecatan ruangan, penyediaan rak buku, hingga penyaluran koleksi bacaan edukatif dan Al Quran.

Ia menyebutkan secara keseluruhan, pihaknya menyalurkan sebanyak 610 buku disalurkan untuk kedua sekolah, termasuk 30 buku hasil donasi karyawan Petras yang bertugas di kantor pusat.

“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi dan mimpi besar yang perlu didukung dengan kesempatan belajar yang memadai. Salah satunya melalui akses terhadap literasi dan lingkungan belajar yang menyenangkan,” katanya.

Pihaknya berharap Pojok Baca tersebut tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengenal dunia, mengembangkan imajinasi dan membangun kepercayaan diri melalui kegiatan membaca.

Ia menambahkan keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari jumlah buku maupun fasilitas yang disalurkan, tetapi juga dari bagaimana sarana tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh siswa dan guru.

Karena itu, keterlibatan pihak sekolah menjadi penting untuk menjaga keberlangsungan aktivitas literasi serta menjadikan Pojok Baca sebagai bagian dari keseharian proses belajar mengajar.

Program Pojok Baca yang digagas anak perusahaan Pertamina Patra Niaga yang bergerak di bidang operatorship Stasiun Pengisian Bulk Epliji (SPBE) ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan pemerintah, yakni Tujuan 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui dukungan terhadap terciptanya kesempatan belajar yang inklusif dan merata.

Program tersebut juga berkontribusi pada SDGs Tujuan 10, yaitu Berkurangnya Kesenjangan, dengan memperluas akses terhadap sumber pengetahuan dan fasilitas pendidikan bagi anak-anak, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

Kepala Perpustakaan SD Negeri Peunaga, Irhas mengatakan kehadiran Pojok Baca tersebut memberikan dampak positif bagi anak-anak di sekolah tersebut untuk menambah pengetahuan dan wawasan.

“Setelah adanya Program Pojok Baca ini, anak-anak sudah lebih dulu masuk ke perpustakaan untuk membaca beragam koleksi buku baru dan mereka juga antusias untuk menceritakan kembali apa yang telah mereka baca. Bagi kami, ini bukan hanya pemberian rak dan buku, tetapi masa depan bagi anak anak,” katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.