Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PGA: Gunung Dukono Keluarkan Asap Putih Setinggi 1.100 Meter, Warga Diimbau Tak Mendekat

7 Sabtu, 07 Nov 2026, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
PGA: Gunung Dukono Keluarkan Asap Putih Setinggi 1.100 Meter, Warga Diimbau Tak Mendekat PGA: Gunung Dukono Keluarkan Asap Putih Setinggi 1.100 Meter, Warga Diimbau Tak Mendekat Doc: Antara
Ket. Asap putih setinggi 1.000 hingga 1.100 meter teramati keluar dari kawah Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Sabtu pagi.

TERNATE - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono melaporkan asap putih setinggi 1.000 hingga 1.100 meter teramati ke luar dari kawah Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Sabtu (7/11) pagi.

Petugas PGA Dukono Bambang Sugiono di Ternate, Sabtu, mengatakan asap putih tersebut bukan merupakan letusan, melainkan aktivitas pengeluaran asap kawah yang rutin terjadi.

"Ini bukan letusan, tetapi hanya asap putih biasa," katanya.

Ia menjelaskan aktivitas Gunung Dukono saat ini masih menunjukkan pola rutin harian. Secara visual, kondisi puncak gunung umumnya tertutup kabut sehingga pengamatan terhadap asap kawah terkadang tidak terlihat jelas.

Asap kawah yang teramati memiliki ketinggian berfluktuasi dengan tekanan gas lemah hingga sedang.

Pada Sabtu pagi, asap putih terlihat condong ke arah barat hingga barat daya.

Bambang mengatakan secara seismik gempa letusan masih terjadi, tetapi intensitasnya mengalami penurunan.

Sementara itu, sebaran debu vulkanik masih teramati dengan intensitas tipis, bergantung pada arah dan kecepatan angin.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan karena Gunung Dukono masih berada pada status Level II atau Waspada.

Aktivitas pendakian ke Gunung Dukono masih ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sejak 8 Mei 2026, menyusul erupsi yang menewaskan tiga pendaki akibat terkena material vulkanik pada awal Mei tahun ini.

"Masyarakat di sekitar Gunung Dukono serta pengunjung dan wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer," ujarnya.

Bambang juga mengingatkan bahwa letusan yang disertai abu vulkanik dapat terjadi secara periodik. Sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin sehingga wilayah terdampak dapat berubah-ubah.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan saat terjadi hujan abu vulkanik guna menghindari gangguan pada sistem pernapasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Status Tahanan Rumah Najib ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.