Mengagetkan! Ada Apa Tiba-Tiba Dirut KAI Bantah Kabar Penyitaan Uang Sekitar Rp2 Miliar Oleh KPK
Jumat, 06 Nov 2026, 19:41 WIBJAKARTA - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin membantah kabar yang menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sekitar Rp2 miliar dari dirinya.
Bantahan tersebut disampaikan Bobby usai memberikan keterangan terkait kunjungannya di wilayah Yogyakarta untuk melakukan inspeksi keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang menjelang angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
"Hari ini saya berada di Yogyakarta untuk melakukan inspeksi guna memastikan keselamatan di perlintasan sebidang," ujar Bobby terkonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Bobby mengatakan PT Kereta Api Indonesia terus mengupayakan langkah terbaik untuk mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api dan menuju target zero accident, khususnya dalam menghadapi periode angkutan Natal dan Tahun Baru sesuai arahan Presiden.
Setelah menjelaskan agenda inspeksi tersebut, Bobby kemudian memberikan tanggapan terkait pemberitaan yang menyebut dirinya terkait penyitaan uang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Terkait ramainya pemberitaan hari ini di media tentang saya, saya sangat sedih dan menyatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar," tegas Bobby.
Meski begitu, Bobby tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Ia hanya meminta doa dan dukungan dari pelanggan Kereta Api Indonesia serta seluruh masyarakat agar perjalanan kereta api selama periode libur Natal dan Tahun Baru berjalan aman, selamat, dan lancar.
Bobby juga mengajak masyarakat menyambut masa libur Natal dan Tahun Baru dengan menggunakan layanan kereta api yang terus ditingkatkan dari sisi keselamatan, keamanan, serta kualitas pelayanan.
"Saya memohon doa dan dukungan pelanggan KAI serta seluruh masyarakat agar perjalanan kereta api senantiasa selamat, aman, dan lancar. Mari kita sambut libur Nataru dengan perjalanan kereta api yang semakin baik," kata Bobby.
Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) berinisial BR terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) tahun 2018â2023.
âBenar, dalam penyidikan perkara itu telah dilakukan penyitaan uang senilai Rp2 miliar dari salah seorang saksi, saudara BR,â kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.
Pada kesempatan berbeda, Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein membenarkan penyitaan tersebut. Namun, dia tidak mengungkapkan jumlah uang yang telah disita KPK dari BR.
âIya betul. Penyidik sudah melakukan penyitaan,â kata Taufik kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.
- Mengagetkan
- Disita KPK
- Dirut KAI
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
SAR evakuasi 27 Penumpang Kapal Alami Mati Mesin di Aru
-
Dana Bagi Hasil Menunggu Peraturan Menkeu
-
Selasa, Harga Emas Antam Rp2.550.000 per Gram, Naik Rp10.000
-
Tekan Emisi, Hashim Dorong Penggunaan Teknologi Penangkap Karbon di Pabrik
-
Pendidikan Antikorupsi Tak Cukup di Kelas, Keteladanan Jadi Kunci Integritas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.