Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Australia Kirim Pesawat Hercules dan Cessna ke Kalimantan
Jumat, 06 Nov 2026, 12:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: BNPB via RRI
JAKARTA - Pemerintah Australia telah mengerahkan pesawat militer untuk membantu Indonesia memadamkan kebakaran hutan di Kalimantan yang menyebabkan kabut asap beracun di seluruh wilayah tersebut, demikian pernyataan kedua negara.
Kebakaran yang berlangsung selama berbulan-bulan telah melahap lahan yang luas dan menyebabkan polusi udara yang membahayakan kesehatan manusia, menyebar melintasi perbatasan, dan memperburuk hubungan Indonesia dengan negara-negara tetangga.
Pesawat C-130 Hercules berangkat dari Jakarta, menuju provinsi Kalimantan Timur pada hari Kamis (5/11) untuk bergabung dalam upaya pemadaman kebakaran dengan bom air setempat, kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi.
"Berdasarkan pemantauan dan pengamatan kami, serta diskusi dengan tim teknis Australia, masih banyak titik api di wilayah Kalimantan Timur," kata Kristomei dalam sebuah pernyataan pada Kamis (5/11) malam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pesawat C-130 dapat menjatuhkan 15.000 liter air per penerbangan, atau sedikit lebih dari 100.000 liter per hari, menurut pernyataan dari kedutaan besar Australia di Indonesia.
Duta Besar Rod Brazier mengatakan kedua negara adalah "sahabat sejati" dan ia mengenang dukungan yang dikirim Indonesia untuk membantu memerangi kebakaran hutan dahsyat di Australia pada tahun 2020.
Australia juga mengirimkan pesawat Cessna Citation sebagai pesawat pemandu serta 20 personel, termasuk pilot, awak penerbangan, dan paramedis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Operasi udara ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, dari tanggal 6 hingga 12 November.
Lembaga pemantau deforestasi Nusantara Atlas memperkirakan kebakaran tersebut telah menghanguskan lebih dari 1,9 juta hektars lahan dalam sembilan bulan pertama tahun ini.
Para ahli mengatakan sebagian besar kerusakan terkait dengan praktik penebangan dan pembakaran lahan, yang sering dikaitkan dengan perluasan operasi penebangan kayu, kelapa sawit, dan pertambangan.
Lebih dari 400.000 orang di Indonesia dirawat karena penyakit pernapasan akut yang disebabkan oleh kabut asap beracun, kata Kementerian Kesehatan pada hari Rabu.
Pada bulan September, Jepang juga mengirim sekitar 350 anggota Pasukan Bela Diri Jepang beserta tiga helikopter untuk membantu upaya pemadaman kebakaran di Kalimantan Barat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!