Tembus 87 Persen, Kabupaten Gorontalo Sabet Posisi 3 Besar Imunisasi Nasional

Kamis, 05 Nov 2026, 20:40 WIB

GORONTALO - Kabupaten Gorontalo menorehkan prestasi tingkat nasional dengan menembus tiga besar capaian Bulan Imunisasi Kejar (BIK) 2026 setelah mencatatkan realisasi sebesar 87 persen. 

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa di Gorontalo, Kamis (5/11) mengatakan pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar (BIK) berlangsung serentak pada 1 sampai 31 Oktober 2026.

Ket. Foto: Pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar di Kabupaten Gorontalo. — Sumber: ANTARA/HO-Dinkes Gorontalo

"Alhamdulillah kita di Provinsi Gorontalo berhasil dengan capaian positif, khususnya di Kabupaten Gorontalo mencatatkan capaian tertinggi di tingkat provinsi, sekaligus masuk tiga besar terbaik nasional, dengan realisasi imunisasi mencapai 87 persen atau sebanyak 1.979 anak dari total sasaran 2.275 anak," kata Anang.

BIK merupakan program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan perlindungan anak dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), khususnya bagi bayi dan anak bawah dua tahun (baduta) yang belum memperoleh imunisasi sesuai jadwal.

Sasaran program ini meliputi bayi usia 0 sampai 11 bulan dan baduta usia 12 sampai 23 bulan dengan status imunisasi belum lengkap, termasuk anak zero dose atau belum pernah mendapatkan imunisasi DPT-HB-Hib dosis pertama.

Di Provinsi Gorontalo, pelaksanaan BIK dipusatkan pada pelayanan di Posyandu, Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan tersebar di enam kabupaten/kota.

Pelayanan tersebut diperkuat dengan kegiatan penjangkauan langsung, untuk menemukan anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai ketentuan.

Berdasarkan data ASIK/Dashboard Kementerian Kesehatan per 31 Oktober 2026, capaian Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu hasil yang menonjol dalam pelaksanaan BIK secara nasional.

Keberhasilan tersebut didukung kerja bersama petugas puskesmas, bidan desa, kader posyandu, tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), serta unsur lintas sektor yang aktif melakukan sweeping, penyisiran dari rumah ke rumah dan pelayanan imunisasi di posyandu sepanjang Oktober.

Ia pun mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan dan pihak terkait yang telah bekerja menjangkau anak-anak sasaran imunisasi.

Menurutnya capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan komitmen bersama, dalam memastikan setiap anak memperoleh hak atas perlindungan kesehatan.

Ia menekankan keberlanjutan pelayanan imunisasi rutin menjadi bagian penting dalam mempertahankan capaian yang telah diraih.

Petugas kesehatan diharapkan terus memperkuat pendataan, pemantauan status imunisasi, serta koordinasi dengan pemerintah desa, kader dan keluarga, agar tidak ada anak yang terlewat dari pelayanan imunisasi.

Capaian BIK ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kekebalan anak terhadap berbagai penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi, termasuk campak, rubella, difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, polio dan pneumonia.

  • imunisasi anak
  • kesehatan anak
  • kabupaten gorontalo
  • bulan imunisasi kejar
  • dinkes gorontalo

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.