Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Kapasitas Kader Posyandu untuk Menekan Stunting

6 Kamis, 05 Nov 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Kapasitas Kader Posyandu untuk Menekan Stunting Memperkuat Kapasitas Kader Posyandu untuk Menekan Stunting Doc: Antara
Ket. Ketua Tim Pembina Posyandu Jatim Arumi Bachsin menyerahkan bahan makanan tambahan bagi balita sasaran guna menekan stunting dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Posyandu di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Kamis (5/11/2026).

Madiun - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat kapasitas kader pos pelayanan terpadu (posyandu) sebagai upaya untuk mengatasi dan menekan stunting di wilayah setempat.

"Upaya memperkuat kapasitas kader ini untuk memantapkan kelembagaan posyandu dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Madiun," ujar Ketua Tim Pembina Posyandu Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Posyandu di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Kamis.

Ia menekankan bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi yang konsisten antara tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa, keluarga dan masyarakat.

Selain itu, kader juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi secara berkelanjutan dengan cara yang sederhana kepada keluarga dalam pencegahan stunting dan kasus gizi lainnya. Seperti pentingnya pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi ibu dan anak, pemantauan pertumbuhan balita, hingga mendorong keluarga memanfaatkan layanan kesehatan secara rutin.

Pihaknya juga menekankan pembinaan teknis enam standar pelayanan minimal (SPM), serta meminta pelaporan Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dilakukan secara tertib dan rutin setiap bulan.

Melalui kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim tersebut Arumi juga mengapresiasi capaian penanganan stunting di Kabupaten Madiun yang berada angka sekitar 5 persen. Angka itu lebih rendah dari prevalensi Jatim sebesar 14,7 persen (SSGI 2024).

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor karena berdampak langsung pada tumbuh kembang otak dan kualitas masa depan anak.

Pemkab Madiun berkomitmen menjadikan data Bulan Timbang sebagai acuan utama penanganan gizi tepat sasaran di seluruh wilayah.

Berbagai upaya telah dilakukan pemkab Madiun untuk menekan kasus stunting. Di antaranya dengan memberikan makanan bergizi tambahan kepada ibu hamil dan menyusui serta balita penderita. Selain itu, juga pemberian tablet tambah darah pada remaja putri, pendampingan dan edukasi calon pengantin wanita serta calon ibu, dan banyak lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Jatim juga menyerahkan 350 paket bantuan gizi untuk warga sasaran di Kabupaten Madiun dari total target 9.750 paket yang disebar ke 30 kabupaten/kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

Siber Juga Menyerang Industri Pariwisata

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Siber Juga Menyerang Indust...
Olahraga
Bertemu Jason Gunawan di Ba...
Olahraga
Tersingkir di Paris Masters...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.