Gunakan Mobil yang DImodifikasi, 4,5 ton Pertalite subsidi yang Diselewengkan
Kamis, 05 Nov 2026, 16:03 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO : Humas Polres Kubu Raya
PONTIANAK -- Polres Kubu Raya, Kalimantan Barat mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi dan mengamankan barang bukti berupa 5 ton BBM bersubsidi jenis Pertalite.
"Selain itu kami juga mengamankan dua orang terduga pelaku dan empat kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril di Sungai Raya, Kamis.
Menurut dia pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi itu bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas kendaraan yang dicurigai membawa Pertalite untuk dipasok ke wilayah hulu Kalimantan Barat.
Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga menemukan kendaraan yang dicurigai di sekitar Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya," katanya.
"Anggota Polres Kubu Raya bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kendaraan beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi," tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sekitar 4,5 ton Pertalite, satu unit mobil, dan tiga sepeda motor. Kendaraan roda dua itu diketahui telah dimodifikasi pada bagian tangki yang diduga untuk mengangkut BBM dalam jumlah tertentu.
Dua orang yang diduga terlibat turut diamankan dan dibawa ke Mapolres Kubu Raya bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penyidik kini mendalami asal-usul BBM, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk rencana penjualan Pertalite ke wilayah hulu Kalimantan Barat.
Ambril menegaskan polisi akan menindak tegas penyalahgunaan BBM bersubsidi karena distribusi yang tidak sesuai ketentuan dapat merugikan masyarakat yang berhak menerima bahan bakar tersebut.
"Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan praktik distribusi BBM bersubsidi tersebut," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!