Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Kian Melemah Meskipun Neraca Dagang Positif

4 Rabu, 04 Nov 2026, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Kian Melemah Meskipun Neraca Dagang Positif Rupiah Hari Ini Kian Melemah Meskipun Neraca Dagang Positif Doc: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ket. Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.

JAKARTA - Pelemahan rupiah di tengah rilis surplus neraca perdagangan Indonesia menunjukkan bahwa kinerja eksternal yang positif belum cukup kuat menopang stabilitas nilai tukar. 

Surplus perdagangan yang secara fundamental mencerminkan ketahanan ekspor dan pasokan devisa belum otomatis mendorong penguatan rupiah karena pasar masih mempertimbangkan faktor lain, seperti permintaan dollar AS, arus modal asing, ketidakpastian global, serta ekspektasi arah suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu (4/11), bergerak melemah 8 poin atau 0,04 persen menjadi Rp18.168 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.160 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi surplus perdagangan Indonesia lebih rendah dari bulan sebelumnya.

"Kementerian Perdagangan pada Selasa (3/11/2026) menyampaikan bahwa Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar 3,36 miliar dolar AS pada September 2026. Meski masih mencatatkan surplus, angka tersebut lebih rendah dibandingkan 3,55 miliar dolar AS pada Agustus," ucapnya di Jakarta.

Di sisi lain, impor tumbuh 18,41 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor sebesar 11,87 persen.

Menurut dia, peningkatan impor terutama barang modal dan bahan baku untuk mendukung aktivitas industri, menunjukkan adanya kebutuhan produksi yang meningkat.

Namun, lanjutnya, kondisi ini juga perlu dicermati karena dapat meningkatkan kebutuhan valuta asing di dalam negeri.

Melihat sentimen global, data lowongan pekerjaan Amerika Serikat atau JOLTS yang dirilis Selasa (3/11/2026) mencapai 7,52 juta, lebih tinggi dari perkiraan pasar. Data ini menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat dan dapat membuat The Fed mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.

Kendati begitu, indeks dolar AS (DXY) pada perdagangan hari ini dinyatakan bergerak melemah ke sekitar 101,46 atau turun sekitar 0,40 persen.

"Koreksi dolar AS tersebut memberikan ruang bagi rupiah untuk bergerak lebih baik, meskipun tekanan dari faktor domestik masih perlu diperhatikan," ungkap Amru.

Pasar disebut akan mencermati sejumlah data ekonomi AS yang dirilis malam ini, terutama laporan ketenagakerjaan ADP dan ISM Services PMI.

Kedua data tersebut dianggap akan memberikan gambaran mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan aktivitas sektor jasa AS, sekaligus mempengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.

Rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III pada Kamis (5/11/2026) juga akan menjadi perhatian pasar.

"Data ini diperkirakan dapat memberikan gambaran lebih lanjut mengenai ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global," kata dia.

Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini justru bergerak menguat ke level Rp18.140 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.148 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Rona
HYBE: BTS Siapkan Tambahan ...

Kemenpora Ajak ASN Tingkatkan Kebugaran

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenpora Ajak ASN Tingkatk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.