Perkuat Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan, Yili Diganjar TOP Human Capital Award 2026
Rabu, 04 Nov 2026, 18:33 WIBJAKARTA â Pameran industri makanan dan minuman SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Ajang perdagangan internasional tersebut menghadirkan lebih dari 500 merek dari 16 negara dan wilayah untuk mempertemukan produsen, pemasok, distributor, peritel, serta pembeli profesional.
âPameran yang berlangsung hingga 6 November 2026 di Hall B dan C JIExpo ini menjadi salah satu upaya memperluas jaringan perdagangan dan akses pasar internasional bagi industri makanan dan minuman atau food and beverage (F&B),â tulis Comexposium selaku penyelenggara pameran melalui siaran pers pada hari Rabu (4/11).
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 mengusung konsep perdagangan antarbisnis atau business-to-business (B2B). Melalui platform tersebut, pelaku industri dapat menjajaki kemitraan, mencari pemasok, memperkenalkan produk dan teknologi, serta membangun hubungan dagang dengan mitra dari berbagai negara.
Pembukaan pameran dihadiri perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kementerian UMKM. Hadir pula Duta Besar Malaysia Datoâ Muzafar Shah Mustafa, perwakilan SIAL Network, Comexposium APAC, Seven Event, serta China Chamber of Commerce of Import & Export of Foodstuffs, Native Produce & Animal By-Products (CFNA).
Ekspor makanan olahan Indonesia tumbuh
Dalam sambutannya, Fajarini Puntodewi menyebut pameran tersebut sebagai sarana strategis untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon mitra internasional. Menurut dia, kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk makanan dan minuman nasional.
Kementerian Perdagangan mencatat nilai ekspor makanan olahan Indonesia mencapai US$4,49 miliar pada periode JanuariâAgustus 2026. Angka tersebut meningkat 13,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ekspor itu menunjukkan peluang produk makanan olahan Indonesia untuk memperluas penetrasi ke pasar internasional. Fajarini berharap pertemuan bisnis selama pameran dapat menghasilkan kerja sama perdagangan jangka panjang.
Sementara itu, Henri Tan menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam industri F&B. Potensi tersebut didukung oleh pasar domestik yang luas, sumber daya pertanian, serta perkembangan ekosistem kewirausahaan.
Namun, menurut Henri, akses menuju pembeli internasional masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia mengatakan jaringan SIAL dapat berperan sebagai penghubung antara produsen Indonesia dengan pembeli dan mitra bisnis dari luar negeri. Sebaliknya, jaringan tersebut juga memperkenalkan peluang bisnis di Indonesia kepada perusahaan internasional.
Pertemuan bisnis dan partisipasi internasional
Pada hari pertama penyelenggaraan, panitia mencatat jumlah registrasi pengunjung mencapai 30.000 pembeli. Interaksi bisnis berlangsung melalui pertemuan B2B dan program Business Matching, yang mempertemukan peserta pameran dengan calon mitra sesuai kebutuhan pengadaan produk, distribusi, dan kerja sama komersial.
Sejumlah perusahaan dan merek dari Indonesia maupun luar negeri turut ambil bagian, di antaranya Exindokarsa, Kalaborasi, Oxone, Maxim Jayadi Abadi, Salim Ivomas and Bakerâs Friend, Waras Legi, Sabah Mindet, VN Culinary, AT Korea, KITA, dan Seongnam.
Partisipasi internasional juga ditandai kehadiran sejumlah organisasi perdagangan dan perusahaan dari China, termasuk CFNA, Beijing Yingicheng International Exhibition, Messetop (Beijing) International, Shanghai Huahe Expo, serta Huiyuan Culture Development Group. Selain itu, terdapat Saudi Export Pavilion yang memperkenalkan produk dan peluang kerja sama dari Arab Saudi.
Kehadiran peserta dari berbagai negara tersebut membuka kesempatan bagi perusahaan lokal untuk memperluas jaringan pemasaran dan menjajaki perdagangan lintas negara.
Terhubung dengan sektor transportasi dan logistik
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 digelar bersamaan dengan Indonesia Food Transport & Logistics Expo 2026. Pameran pendamping ini menghadirkan solusi transportasi, logistik, dan rantai dingin atau cold chain yang dibutuhkan dalam distribusi produk makanan dan minuman.
Sejumlah perusahaan otomotif dan penyedia solusi transportasi yang berpartisipasi antara lain Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, OMOVO, DFSK, Suzuki, Adda Mitra, dan Emde Plast. Kehadiran sektor transportasi dan logistik menjadi bagian penting dalam rantai pasok industri F&B, terutama untuk menjaga kelancaran distribusi dan kualitas produk yang membutuhkan penanganan khusus, seperti makanan beku dan produk segar.
Penyelenggaraan kedua pameran ini juga didukung sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian UMKM, dan Kementerian Pariwisata. Dukungan tersebut diperkuat oleh keterlibatan 18 asosiasi industri dan komunitas profesional.
Beberapa organisasi yang terlibat antara lain Indonesian Chef Association (ICA), Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Asosiasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Cokelat Bean to Bar Indonesia (ACBI), Association of Indonesia Specialty Tea (AISTEA), serta Sustainable Spices Initiative Indonesia (SSI-I).
Keterlibatan berbagai asosiasi tersebut mencerminkan luasnya ekosistem industri yang terhubung dalam pameran, mulai dari pengolahan bahan pangan, produk jadi, kuliner, hingga distribusi.
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 berlangsung pada 4â6 November 2026, pukul 10.00â18.00 WIB, di Hall B dan C JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pengunjung profesional dapat mengikuti pameran tanpa biaya dengan melakukan registrasi melalui situs resmi SIAL Food & Drinks Indonesia.
- Pengembangan SDM
- PT Yili Indonesia Dairy
- pelatihan karyawan
- Human Capital
- pengembangan karier
- Yili Group
- Kesejahteraan Karyawan
- Industri Susu
- TOP Human Capital Award 2026
- Talenta Lokal
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Dokumenter Elizabeth Holmes Raup 45 Juta Dolar AS, Bidik Sejarah Oscar
-
Kucurkan Dana Segar, Koalisi Bali Emisi Nol Bersih Biayai Inovasi Iklim Akar Rumput
-
Resilience Jadi Kunci Produktivitas Pekerja di Tengah Ketidakpastian, Temuan Studi Zurich
-
Alberta Sekundarti Bagikan Lima Pelajaran Servant Leadership untuk Profesional HR
-
Polisi Tindak Lanjuti Dugaan Aksi Perundungan Siswi di SMPN 10 Ciputat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.