Penggunaan Alat Tangkap Ikan yang Ramah Lingkungan di Sungai Musi

Rabu, 04 Nov 2026, 22:47 WIB

Palembang - Pemerintah Kota Palembang mengingatkan warga menggunakan alat tangkap ramah lingkungan saat mencari ikan di Sungai Musi dan anak sungainya agar tidak merusak ekosistem.

"Hingga kini masih sering ditemukan warga menangkap ikan menggunakan racun potas dan menyetrum menggunakan arus listrik tegangan tinggi, kegiatan ini tidak boleh dibiarkan," kata Sekda Palembang Aprizal Hasyim, di Palembang, Rabu.

Ket. Foto: Sungai Musi Palembang. — Sumber: Antara

Dia menjelaskan, menangkap ikan harus dengan alat tangkap yang ramah sungai, sehingga yang diambil hanya ikan yang besar sementara yang kecil tetap dapat hidup dan berkembang.

Selain harus menggunakan alat tangkap yang ramah sungai, warga juga diingatkan agar tidak menggunakan bahan kimia atau bahan lainnya yang dapat mengakibatkan ikan dan semua makhluk hidup yang berada di sekitar air sungai ikut mati.

Penangkapan ikan dengan cara tidak ramah lingkungan itu harus dihentikan karena dapat merusak ekosistem dan menurunkan populasi ikan dan makhluk hidup lainnya yang ada di sungai.

"Jangan lagi menggunakan alat dan bahan beracun yang dapat merusak ekosistem sungai. Ekosistem rusak dapat mengganggu hubungan timbal balik makhluk hidup di sungai dengan lingkungan sekitarnya," ujarnya

Untuk mencegah kegiatan penangkapan ikan dengan alat dan bahan kimia yang tidak ramah lingkungan itu, diharapkan partisipasi semua pihak dan lapisan masyarakat.

Jika warga menemukan atau mengetahui ada kegiatan penangkapan ikan yang berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem sungai, diharapkan bersama-sama menghentikannya dan melaporkannya kepada aparat kepolisian terdekat, kata Aprizal.

  • sungai musi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.