Keputusan Berat Setelah 53 Hari, Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Akhirnya Dihentikan

Rabu, 04 Nov 2026, 17:25 WIB

BANJARMASIN - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa, setelah operasi berlangsung selama 53 hari meskipun 53 orang dari total 243 orang dalam manifes kapal masih belum ditemukan.. 

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan keputusan penutupan operasi SAR diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap upaya pencarian yang telah dilaksanakan secara maksimal bersama seluruh unsur SAR gabungan. 

Ket. Foto: Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana (ketiga kiri) memberikan keterangan dalam konferensi pers penutupan operasi SAR KM Virgo Transport 8 pada hari ke-53 SAR, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (4/11). — Sumber: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

“Operasi SAR terhadap KM Virgo Transport 8 pada hari ini Rabu, 4 November 2026 telah ditutup, kemudian dilanjutkan dengan pemantauan oleh seluruh unsur,” kata I Putu dalam konferensi pers penutupan operasi SAR KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Rabu (4/11).  

Berdasarkan hasil pencarian hingga hari terakhir operasi, sebanyak 190 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 82 orang meninggal dunia, sedangkan 53 orang lainnya belum ditemukan meskipun pencarian telah berlangsung lebih dari tujuh pekan sejak kapal mengalami kecelakaan pada Minggu, 13 September 2026.   

I Putu menjelaskan penutupan operasi tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan yang mengatur pelaksanaan operasi SAR selama tujuh hari dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur apabila masih terdapat indikasi atau tanda-tanda korban dapat ditemukan.   

Selama 53 hari pencarian, Basarnas mengerahkan kekuatan gabungan dari TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, BPBD, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, BMKG, serta berbagai instansi dan potensi SAR lainnya untuk memperluas jangkauan pencarian dan mendukung proses penanganan kecelakaan kapal tersebut.   

Pencarian dilakukan melalui tiga metode utama, yakni penyisiran udara menggunakan helikopter serta pesawat Boeing dan Cessna, pencarian di permukaan laut dengan mengerahkan kapal Basarnas, TNI Angkatan Laut, Kementerian Perhubungan dan unsur perusahaan, serta penyelaman di bawah permukaan air oleh tim gabungan Basarnas, TNI Angkatan Laut dan Polri.

Basarnas dan tim gabungan memperluas jangkauan pencarian melintasi perairan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah hingga wilayah kerja Kantor SAR Pontianak di Kalimantan Barat, termasuk penyisiran sepanjang pantai dan pulau-pulau tidak berpenghuni, sementara penyelaman dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan personel, peralatan, serta batas keselamatan selama operasi berlangsung.

I Putu mengatakan hasil evaluasi selama 53 hari menunjukkan tidak ada lagi tanda-tanda keberadaan korban yang dapat ditindaklanjuti melalui pencarian di permukaan perairan, sedangkan upaya salvage atau pengangkatan bangkai kapal masih memerlukan proses sehingga belum dapat menjadi dasar untuk melanjutkan operasi SAR saat ini.

Meski operasi resmi ditutup, Basarnas bersama seluruh pemangku kepentingan tetap melaksanakan pemantauan terhadap perkembangan informasi mengenai kemungkinan ditemukannya korban, termasuk apabila terdapat petunjuk yang dapat dipertanggungjawabkan dan memungkinkan dilakukannya pencarian lanjutan.

“Basarnas siap membuka kembali operasi SAR apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda keberadaan korban dan proses pengangkatan kapal memungkinkan dilaksanakan, dengan terlebih dahulu berkoordinasi bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, serta seluruh unsur terkait lainnya,” ujar I Putu Sudayana. 

  • kecelakaan kapal laut jawa
  • Kecelakaan KM Virgo Transport 8
  • basarnas banjarmasin
  • operasi sar ditutup

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.